• 21 hari lalu · 0 · 2 mnt baca
Lihat Aslinya

Bagaimana Cara Menghitung Modal Awal Dan Bep Bisnis?

Sebelum membuka bisnis, kita perlu tahu berapa uang yang benar-benar dibutuhkan agar usaha bisa berjalan sampai menghasilkan pendapatan. Modal awal biasanya mencakup berbagai kebutuhan seperti peralatan, stok awal, renovasi jika diperlukan, izin, kemasan, promosi, deposit tempat, dan biaya operasional pada periode awal. Jangan hanya menghitung harga barang yang akan dijual karena masih ada biaya lain yang sering terlupakan. Saya juga menyarankan menyediakan cadangan kas karena bisnis baru belum tentu langsung mendapatkan omzet sesuai perkiraan.

Untuk menghitung BEP atau titik impas, kita perlu mengetahui biaya tetap dan margin kontribusi dari setiap produk. Secara sederhana, BEP unit dapat dihitung dengan rumus biaya tetap dibagi harga jual per unit dikurangi biaya variabel per unit. Misalnya biaya tetap Rp10 juta, harga jual Rp50 ribu, dan biaya variabel Rp30 ribu per produk, maka margin kontribusinya Rp20 ribu dan BEP-nya adalah 500 unit. Artinya, bisnis perlu menjual sekitar 500 unit untuk menutup biaya tersebut sebelum mulai menghasilkan laba. Angka ini tentu harus disesuaikan dengan kondisi nyata bisnis. Dengan menghitung BEP sejak awal, kita bisa mengetahui target penjualan yang masuk akal dan tidak sekadar berharap bisnis akan untung karena produknya laku.

Rekomendasi Postingan

Mengapa tren kerja remote mulai ditinggalkan oleh perusahaan raksasa dunia?

Mengapa tren kerja remote mulai ditinggalkan oleh perusahaan raksasa dunia?