Pernah terbangun dan melihat jam, ternyata hanya beberapa menit sebelum alarm berbunyi? Rasanya seperti tubuh sudah tahu kapan harus bangun. Sebenarnya, ada penjelasan yang lebih masuk akal daripada sekadar kebetulan.
Tubuh manusia memiliki sistem pengatur waktu alami yang disebut ritme sirkadian. Sistem ini membantu mengatur berbagai fungsi tubuh selama sekitar 24 jam, termasuk pola tidur dan bangun.
Jika seseorang terbiasa tidur dan bangun pada waktu yang hampir sama setiap hari, tubuh dapat menyesuaikan diri dengan pola tersebut. Menjelang waktu bangun, perubahan aktivitas biologis mulai terjadi sehingga tubuh menjadi lebih siap untuk terjaga.
Hormon seperti kortisol juga mengikuti pola harian dan umumnya meningkat menjelang waktu bangun. Proses ini membantu tubuh beralih dari kondisi tidur menuju keadaan lebih aktif.
Namun, bukan berarti tubuh memiliki “alarm internal” yang selalu akurat sampai hitungan menit. Jika jadwal tidur berubah-ubah, seseorang kurang tidur, atau sedang mengalami gangguan tidur, kemampuan bangun pada waktu tertentu juga bisa berubah.
Itulah sebabnya kebiasaan tidur yang konsisten sering kali membuat seseorang lebih mudah bangun tanpa merasa terlalu kaget ketika alarm berbunyi.
Jadi, kalau seseorang sesekali terbangun tepat sebelum alarm, kemungkinan tubuhnya sedang mengikuti pola waktu yang sudah terbentuk. Bukan karena tubuh benar-benar mengetahui angka di jam, tetapi karena sistem biologisnya sudah terbiasa dengan jadwal tersebut.