Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan bahwa akses ekspor harus terbuka lebih luas bagi UMKM, bukan hanya perusahaan berskala besar. Pemerintah mendorong pelaku usaha kecil dan menengah agar mampu memperkenalkan produknya ke pasar internasional.
Pernyataan tersebut disampaikan Budi saat melepas ekspor koral hias hasil budidaya dari Banyuwangi ke Amerika Serikat dengan nilai sekitar 2.500 dollar AS pada Jumat, 28 Agustus 2026.
Menurut Budi, pemerintah berupaya membantu UMKM yang memiliki potensi ekspor melalui program business matching. Pelaku usaha dapat dipertemukan secara daring dengan calon pembeli dari negara tujuan, sementara perwakilan perdagangan Indonesia membantu mencari mitra bisnis yang sesuai.
Program tersebut menunjukkan perkembangan cukup signifikan. Nilai transaksi yang dihasilkan mencapai 134,8 juta dollar AS sepanjang tahun lalu. Sementara itu, transaksi pada periode Januari hingga Juli 2026 telah mencapai sekitar 333 juta dollar AS.
Hal menarik lainnya, sekitar 70 persen peserta business matching disebut belum pernah melakukan ekspor. Kondisi tersebut membuat pemerintah tidak hanya mempertemukan UMKM dengan pembeli, tetapi juga memberikan pendampingan mulai dari pelatihan hingga pemenuhan standar produk.
Bagi UMKM Banyuwangi yang produknya sudah masuk pasar Amerika Serikat, tantangannya dinilai lebih banyak berkaitan dengan pengembangan pasar. Pengalaman ekspor yang telah dimiliki menjadi modal penting untuk memperluas jangkauan penjualan ke negara lainnya.
Budi juga menekankan pentingnya kolaborasi antar-UMKM. Ketika satu usaha belum mampu memenuhi pesanan dalam jumlah besar, kerja sama dengan pelaku usaha lain dapat membantu meningkatkan kapasitas produksi sekaligus membangun ekosistem ekspor yang lebih kuat.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa peluang pasar internasional semakin terbuka bagi pelaku usaha kecil. Namun, kemampuan memenuhi standar, menjaga kualitas, meningkatkan produksi, dan membangun jaringan pembeli tetap menjadi faktor penting agar UMKM dapat bertahan di pasar global.
Bagi pelaku UMKM, pengalaman ekspor bukan hanya soal mendapatkan pembeli dari luar negeri, tetapi juga tentang membangun kapasitas usaha agar mampu memenuhi kebutuhan pasar secara konsisten.
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT