• 5 hari lalu · 0 · 2 mnt baca
Cara Menghitung Kapasitas Produksi UMKM Sebelum Terima Order Besar (Gambar: Ruang Tumbuh)
Cara Menghitung Kapasitas Produksi UMKM Sebelum Terima Order Besar (Gambar: Ruang Tumbuh)
Lihat Aslinya

Cara Menghitung Kapasitas Produksi UMKM Sebelum Terima Order Besar

Mendapat tawaran orderan besar tentu impian semua pemilik UMKM, tapi menerima pesanan di luar kemampuan riil justru bisa merusak reputasi usahamu. Sebelum bilang "siap", kamu harus menghitung *Maximum Production Capacity* berbasis jam kerja efektif. Rumus sederhananya adalah: (Jumlah Pekerja $\times$ Jam Kerja Efektif per Hari $\times$ Hari Kerja) dibagi Waktu yang Dibutuhkan untuk Membuat 1 Unit Produk. Jangan lupa memperhitungkan *fatigue factor* atau penurunan efisiensi tenaga kerja manusia sebesar 10-15%.

Mari kita buat simulasi konkritnya. Katakanlah kamu punya 5 orang penjahit yang bekerja 8 jam sehari (dikurangi 1 jam istirahat, jadi jam kerja efektif adalah 7 jam atau 420 menit). Total menit kerja harian timmu adalah 5 $\times$ 420 menit = 2.100 menit. Jika untuk menyelesaikan 1 potong baju dibutuhkan waktu 30 menit, maka kapasitas produksi teoritis harianmu adalah 2.100 / 30 = 70 potong baju per hari. Dengan memperhitungkan toleransi eror dan kelelahan 10%, kapasitas amanmu berada di angka 63 potong baju per hari.

Selain kapasitas tenaga kerja, kamu wajib mengaudit kapasitas alat dan mesin (machine capacity). Sering kali manusia sanggup bekerja lembur, tapi mesin oven, mesin cetak, atau alat jahitmu mengalami *overheating* jika dipaksa berjalan terus menerus. Hitung bottleneck atau titik terlemah dalam rantai produksimu. Jika proses pemotongan bahan sanggup menghasilkan 100 unit sehari tapi mesin oven hanya mampu memanggang 40 unit sehari, maka kapasitas maksimal tokomu tetap dihitung 40 unit per hari.

Terakhir, hitung juga fleksibilitas rantai pasok bahan baku (*lead time supplier*). Memiliki kapasitas produksi yang cukup tidak ada gunanya jika pemasok bahan bakumu butuh waktu dua minggu untuk mengirimkan kain atau kemasan tambahan. Pastikan kamu mengonfirmasi kesiapan stok pemasok sebelum menandatangani kontrak order besar. Jika kapasitas riilmu tidak mencukupi tenggat waktu pemesan, pertimbangkan opsi *subkontrak* (makloon) untuk sebagian proses non-inti atau negosiasikan jadwal pengiriman secara bertahap.

#KapasitasProduksi #OperasionalBisnis #ManajemenManufaktur