Hubungan antara usus dan otak sering disebut sebagai gut-brain axis. Saluran pencernaan tidak hanya berfungsi mencerna makanan, tetapi juga berkomunikasi dengan sistem saraf dan sistem kekebalan melalui berbagai jalur. Mikroorganisme di dalam usus ikut menghasilkan atau memengaruhi berbagai senyawa yang berhubungan dengan fungsi tubuh. Karena itu, kondisi saluran pencernaan dapat memiliki hubungan dengan kesehatan secara lebih luas, termasuk aspek yang berkaitan dengan suasana hati.
Tetapi jangan sampai hubungan ini disederhanakan menjadi anggapan bahwa semua masalah emosi berasal dari usus. Kesehatan mental dipengaruhi banyak hal, termasuk faktor biologis, pengalaman hidup, stres, tidur, hubungan sosial, dan lingkungan. Menjaga kesehatan usus tetap bisa menjadi bagian dari pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan beragam, cukup serat, cukup cairan, dan tidak berlebihan mengonsumsi makanan ultra-proses. Kalau sedang mengalami masalah emosional yang menetap atau berat, jangan hanya mengandalkan perubahan pola makan dan abaikan bantuan profesional.