Stres sesekali sebenarnya merupakan respons normal tubuh ketika menghadapi tekanan. Masalahnya muncul ketika stres berlangsung terus-menerus dan tubuh seperti tidak pernah mendapat kesempatan untuk benar-benar kembali tenang. Dalam kondisi stres kronis, hormon seperti kortisol terus terlibat dalam pengaturan respons tubuh. Kalau berlangsung lama, kondisi ini dapat mengganggu keseimbangan berbagai fungsi tubuh, termasuk cara sistem kekebalan bekerja.
Yang menarik, stres kronis tidak selalu berarti sistem imun langsung menjadi "mati". Respons imun bisa berubah dan menjadi kurang seimbang. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat memengaruhi peradangan, pemulihan tubuh, tidur, dan kemampuan menghadapi berbagai gangguan kesehatan. Jadi kalau sedang mengalami tekanan berkepanjangan, menjaga tidur, aktivitas fisik, pola makan, waktu istirahat, dan mencari cara mengelola stres bukan sekadar soal merasa lebih nyaman, tetapi juga bagian dari menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.