Tidak ada tombol khusus yang membuat sebuah lagu otomatis viral di TikTok. Ketika sebuah video menggunakan lagu tertentu, sistem akan melihat berbagai sinyal dari perilaku pengguna, seperti apakah video tersebut ditonton sampai selesai, ditonton ulang, dibagikan, dikomentari, disukai, atau membuat orang lain menggunakan audio yang sama. Kalau sebuah konten mendapatkan respons yang baik, distribusinya bisa diperluas kepada lebih banyak pengguna. Inilah salah satu alasan sebuah lagu yang awalnya hanya digunakan oleh beberapa kreator bisa tiba-tiba muncul di banyak video dan akhirnya dikenal oleh jutaan orang.
Namun algoritma bukan satu-satunya faktor. Lagu yang memiliki bagian tertentu yang mudah diingat, cocok untuk tarian, meme, cerita singkat, atau video emosional biasanya lebih mudah digunakan berulang kali. Kreator juga sering menemukan potongan lagu tertentu yang terasa cocok dengan format konten mereka. Ketika semakin banyak orang memakai bagian yang sama, terbentuk efek bola salju. Jadi viralitas sebuah lagu biasanya muncul dari kombinasi karakter lagunya, kreativitas pengguna, respons audiens, dan distribusi algoritmik. Tidak ada formula yang menjamin sebuah lagu pasti viral, bahkan lagu yang dibuat khusus untuk TikTok pun bisa gagal mendapatkan perhatian.