Banyak agama memiliki nilai moral yang memiliki kemiripan, seperti mengajarkan kejujuran, membantu orang yang membutuhkan, menghormati sesama, mengendalikan diri, dan menghindari tindakan yang merugikan orang lain. Kemiripan tersebut cukup mudah ditemukan ketika kita membandingkan berbagai tradisi keagamaan. Mungkin karena itu kita sering mendengar anggapan bahwa semua agama pada dasarnya mengajarkan kebaikan.
Namun kalau kita melihat lebih dalam, tidak berarti semua agama memiliki ajaran yang sama dalam setiap hal. Masing-masing memiliki konsep tentang Tuhan, kehidupan setelah kematian, ibadah, dosa, keselamatan, moralitas, dan berbagai persoalan kehidupan. Bahkan di dalam satu agama pun bisa terdapat perbedaan penafsiran mengenai masalah tertentu.
Menurut saya, lebih tepat mengatakan bahwa banyak agama memiliki sejumlah nilai moral yang saling beririsan daripada mengatakan semuanya mengajarkan hal yang persis sama. Kita bisa mengakui adanya persamaan tanpa menghapus perbedaan keyakinan yang memang penting bagi masing-masing pemeluknya. Justru memahami persamaan dan perbedaan secara bersamaan bisa membantu orang berdialog tanpa harus mengorbankan identitas agamanya sendiri.