Membangun startup memang terlihat menarik dari luar, apalagi ketika kita melihat cerita perusahaan yang berhasil mendapatkan investor besar dan berkembang dengan cepat. Tetapi kenyataannya, membangun bisnis dari nol jauh lebih rumit daripada sekadar memiliki ide bagus. Banyak startup gagal karena produknya ternyata tidak benar-benar dibutuhkan pasar, salah menentukan target pengguna, kehabisan modal, atau terlalu cepat melakukan ekspansi. Ada juga yang terlalu fokus mengejar jumlah pengguna tetapi lupa memastikan bahwa bisnisnya punya cara yang sehat untuk menghasilkan pendapatan. Ide yang bagus belum tentu menjadi bisnis yang bagus kalau tidak mampu menyelesaikan masalah nyata dan menghasilkan nilai yang cukup bagi pelanggan.
Menurut saya, kegagalan juga sering terjadi karena pendiri terlalu percaya pada asumsi sendiri dan kurang mau mendengarkan pasar. Sebelum mengeluarkan modal besar, seharusnya ide diuji dalam skala kecil terlebih dahulu. Cari tahu apakah orang benar-benar mau menggunakan atau membayar produk tersebut, lalu perbaiki berdasarkan respons yang diterima. Bisnis juga perlu memiliki pengelolaan keuangan yang disiplin karena pertumbuhan cepat tanpa perhitungan bisa menjadi masalah. Startup tidak harus langsung besar. Yang jauh lebih penting adalah menemukan model bisnis yang bisa bertahan, memahami pelanggan, dan terus beradaptasi ketika kondisi pasar berubah.