Memulai bisnis tidak selalu harus diawali dengan modal besar. Kalau modal terbatas, menurut saya justru lebih baik memulai dari sesuatu yang sederhana dan bisa dijalankan menggunakan kemampuan yang sudah kita punya. Misalnya menawarkan jasa desain, menulis, editing video, fotografi, menjadi reseller, membuat produk berdasarkan pesanan, atau menjual makanan dalam skala kecil. Jangan langsung berpikir harus punya toko, kantor, banyak karyawan, dan stok dalam jumlah besar. Di tahap awal, yang paling penting adalah menemukan orang yang membutuhkan sesuatu dan bersedia membayar untuk solusi yang kita tawarkan.
Saya lebih percaya memulai kecil tetapi benar-benar berjalan daripada menunggu modal besar yang belum tentu datang. Gunakan media sosial dan platform digital untuk memperkenalkan produk, manfaatkan sistem pre-order jika memungkinkan, dan pisahkan uang bisnis dari uang pribadi sejak awal. Ketika sudah mendapatkan pelanggan, keuntungan bisa diputar kembali untuk mengembangkan usaha secara bertahap. Memang hasilnya mungkin tidak langsung besar, tetapi kita jadi belajar mengelola pelanggan, pemasaran, keuangan, dan operasional tanpa mengambil risiko terlalu besar. Bisnis yang kuat tidak selalu lahir dari modal besar, tetapi dari kemampuan mengelola sumber daya yang tersedia dengan baik.