Menahan buang air kecil sesekali karena sedang berada di perjalanan atau tidak menemukan toilet memang bisa terjadi. Tetapi kalau sudah menjadi kebiasaan, tubuh bisa mendapatkan masalah. Menahan urine terlalu lama membuat kandung kemih terus menampung urine dan pada kondisi tertentu dapat meningkatkan risiko gangguan pada saluran kemih. Kebiasaan tersebut juga bisa membuat seseorang mengabaikan sinyal alami tubuh untuk buang air kecil. Kalau terus dilakukan, pola buang air kecil bisa menjadi tidak nyaman dan mengganggu.
Yang perlu diperhatikan juga adalah jangan langsung menganggap semua masalah buang air kecil pasti berasal dari ginjal. Infeksi saluran kemih, gangguan kandung kemih, batu saluran kemih, dan kondisi lainnya bisa menimbulkan keluhan yang berbeda. Kalau muncul rasa sakit saat buang air kecil, urine berdarah, demam, nyeri di bagian pinggang atau punggung, urine sangat keruh atau berbau menyengat, atau frekuensi buang air kecil berubah secara tidak biasa, sebaiknya diperiksa. Menjaga kesehatan ginjal tidak cukup hanya dengan tidak menahan kencing. Cukupi kebutuhan cairan sesuai kondisi tubuh, jangan sembarangan mengonsumsi obat atau suplemen, dan perhatikan perubahan pada pola buang air kecil.