Duduk terlalu lama dan kurang bergerak membuat tubuh mendapatkan lebih sedikit aktivitas fisik, bahkan ketika seseorang sebenarnya sempat berolahraga beberapa kali dalam seminggu. Kebiasaan sedentari yang tinggi dikaitkan dengan berbagai risiko kesehatan, termasuk masalah metabolisme, penyakit kardiovaskular, dan kondisi fisik yang semakin menurun. Efeknya tentu tidak sama pada semua orang, tetapi semakin banyak waktu yang dihabiskan tanpa bergerak, semakin penting untuk mencari kesempatan bergerak di sela aktivitas.
Solusinya tidak harus selalu pergi ke pusat kebugaran atau melakukan olahraga berat. Berdiri secara berkala, berjalan sebentar, menggunakan tangga jika memungkinkan, melakukan pekerjaan rumah, atau mengambil jeda dari duduk dalam waktu lama juga bisa membantu meningkatkan aktivitas harian. Kalau pekerjaan mengharuskan duduk berjam-jam, coba buat kebiasaan sederhana untuk bergerak setiap beberapa waktu. Tubuh memang dirancang untuk bergerak, bukan duduk dalam posisi yang sama sepanjang hari.