Mengatur keuangan dengan gaji UMR memang tidak selalu gampang. Apalagi kalau harus membayar kos atau kontrakan, makan, transportasi, pulsa, tagihan, dan kebutuhan lainnya. Kadang baru menerima gaji rasanya uang sudah punya banyak tujuan. Menurut saya, hal pertama yang perlu dilakukan bukan langsung mencari cara menabung besar-besaran, tetapi mengetahui ke mana uang pergi setiap bulan. Catat semua pengeluaran, termasuk yang kelihatannya kecil seperti kopi, ongkos tambahan, jajan, atau belanja online. Dari situ biasanya mulai kelihatan kebiasaan mana yang sebenarnya paling banyak menghabiskan uang.
Setelah tahu pola pengeluaran, pisahkan kebutuhan wajib dari keinginan. Prioritaskan makan, tempat tinggal, transportasi, tagihan, dan kebutuhan penting lainnya sebelum memikirkan pengeluaran tambahan. Kalau memungkinkan, sisihkan sebagian gaji untuk dana darurat begitu menerima gaji, meskipun jumlahnya kecil. Jangan menunggu ada sisa karena sering kali uang memang tidak akan bersisa. Gaji UMR bukan berarti tidak bisa punya tabungan, tetapi memang membutuhkan disiplin yang lebih ketat. Yang penting bukan langsung punya tabungan besar, melainkan membangun kebiasaan mengatur uang secara konsisten dan menghindari gaya hidup yang lebih tinggi daripada kemampuan.