ID
This Security Policy establishes the foundational framework by which ZOYALINK protects its platform, users, systems, and digital assets from security threats, misuse, abuse, and unauthorized access. The purpose of this policy is to define clear security expectations, outline protective measures, and demonstrate ZOYALINK’s commitment to maintaining a secure, trustworthy, and resilient digital environment for users across all regions. As a global platform that enables content sharing, monetization, and financial transactions, ZOYALINK recognizes that security is not optional but a core responsibility that underpins user trust, platform stability, and long-term sustainability. This policy serves as a reference point for users, partners, regulators, and authorities to understand how security risks are managed, mitigated, and continuously improved.
Kebijakan Keamanan ini menetapkan kerangka dasar bagaimana ZOYALINK melindungi platform, pengguna, sistem, dan aset digital dari ancaman keamanan, penyalahgunaan, serta akses tidak sah. Tujuan kebijakan ini adalah untuk menetapkan standar keamanan yang jelas, menjelaskan langkah-langkah perlindungan, serta menunjukkan komitmen ZOYALINK dalam menyediakan lingkungan digital yang aman, tepercaya, dan tangguh bagi pengguna di seluruh dunia. Sebagai platform global yang memungkinkan berbagi konten, monetisasi, dan transaksi finansial, ZOYALINK memahami bahwa keamanan bukanlah pilihan, melainkan tanggung jawab utama yang menopang kepercayaan pengguna, stabilitas sistem, dan keberlanjutan jangka panjang platform.
This Security Policy applies to all ZOYALINK services, features, applications, systems, and infrastructure, including web platforms, mobile applications, APIs, internal tools, and backend services. It covers all categories of users, including registered users, content creators, monetized partners, administrators, contractors, and third-party service providers with authorized access. The policy governs both technical and organizational security measures and applies regardless of geographic location. Users accessing ZOYALINK from different jurisdictions remain subject to this policy in addition to applicable local laws and regulations. By using ZOYALINK, users acknowledge and agree to comply with the security standards defined herein.
Kebijakan Keamanan ini berlaku untuk seluruh layanan, fitur, aplikasi, sistem, dan infrastruktur ZOYALINK, termasuk platform web, aplikasi seluler, API, alat internal, dan layanan backend. Kebijakan ini mencakup seluruh kategori pengguna, termasuk pengguna terdaftar, kreator konten, mitra monetisasi, administrator, kontraktor, serta penyedia layanan pihak ketiga yang memiliki akses resmi. Kebijakan ini mengatur langkah keamanan teknis maupun organisasi dan berlaku tanpa memandang lokasi geografis. Pengguna yang mengakses ZOYALINK dari berbagai yurisdiksi tetap tunduk pada kebijakan ini serta hukum dan regulasi lokal yang berlaku.
ZOYALINK’s security strategy is built upon globally recognized security principles that prioritize risk management, prevention, and accountability. These principles guide decision-making across product development, infrastructure design, and operational processes. Security is integrated by design and by default, meaning protective measures are embedded into systems from the earliest stages rather than added reactively. ZOYALINK adopts a defense-in-depth approach, implementing multiple layers of protection to reduce the likelihood and impact of security incidents. Continuous monitoring, regular assessments, and adaptive controls ensure that security measures evolve in response to emerging threats and technological changes.
Strategi keamanan ZOYALINK dibangun berdasarkan prinsip keamanan global yang diakui secara luas, dengan fokus pada manajemen risiko, pencegahan, dan akuntabilitas. Prinsip-prinsip ini menjadi pedoman dalam pengambilan keputusan di seluruh aspek pengembangan produk, desain infrastruktur, dan proses operasional. Keamanan diterapkan secara terintegrasi sejak awal (security by design) dan sebagai standar default, bukan sekadar respons setelah terjadi insiden. ZOYALINK menerapkan pendekatan pertahanan berlapis untuk meminimalkan risiko serta dampak dari potensi pelanggaran keamanan.
ZOYALINK adheres to the fundamental security model of Confidentiality, Integrity, and Availability (CIA). Confidentiality ensures that personal data, account information, and sensitive platform data are accessible only to authorized parties through strict access controls and encryption mechanisms. Integrity guarantees that data and system operations remain accurate, complete, and protected from unauthorized modification, whether accidental or malicious. Availability ensures that ZOYALINK services remain reliable, accessible, and resilient against disruptions such as system failures, cyberattacks, or abuse. Together, these principles form the cornerstone of ZOYALINK’s security posture and guide the implementation of all security controls.
ZOYALINK menerapkan model keamanan fundamental Kerahasiaan, Integritas, dan Ketersediaan (CIA). Kerahasiaan memastikan bahwa data pribadi, informasi akun, dan data sensitif platform hanya dapat diakses oleh pihak yang berwenang melalui kontrol akses ketat dan mekanisme enkripsi. Integritas menjamin bahwa data dan operasional sistem tetap akurat, utuh, serta terlindungi dari perubahan tidak sah, baik disengaja maupun tidak. Sementara itu, ketersediaan memastikan layanan ZOYALINK tetap andal, dapat diakses, dan tahan terhadap gangguan seperti kegagalan sistem, serangan siber, atau penyalahgunaan. Ketiga prinsip ini menjadi fondasi utama postur keamanan ZOYALINK.
ZOYALINK maintains a multi-layered infrastructure security architecture designed to protect platform systems, services, and operational components against unauthorized access, disruption, and cyber threats. Infrastructure security is implemented across all layers, including physical servers, cloud environments, operating systems, applications, and internal tools. ZOYALINK leverages industry-standard cloud security practices, hardened server configurations, secure deployment pipelines, and continuous system updates to reduce exposure to vulnerabilities. Regular security assessments, automated patch management, and infrastructure audits are conducted to ensure systems remain resilient, scalable, and secure as the platform grows globally.
ZOYALINK menerapkan arsitektur keamanan infrastruktur berlapis untuk melindungi sistem, layanan, dan komponen operasional platform dari akses tidak sah, gangguan, dan ancaman siber. Keamanan infrastruktur diterapkan di seluruh lapisan, termasuk server fisik, lingkungan cloud, sistem operasi, aplikasi, serta alat internal. ZOYALINK menggunakan praktik keamanan cloud berstandar industri, konfigurasi server yang diperkeras, pipeline deployment yang aman, serta pembaruan sistem berkelanjutan untuk meminimalkan kerentanan. Penilaian keamanan rutin, manajemen patch otomatis, dan audit infrastruktur dilakukan secara berkala untuk memastikan sistem tetap aman dan tangguh secara global.
ZOYALINK implements advanced network security controls to safeguard data flows and system communications. These measures include firewalls, traffic filtering, intrusion detection and prevention systems (IDS/IPS), rate limiting, and protection against distributed denial-of-service (DDoS) attacks. Network activity is continuously monitored to detect abnormal behavior, unauthorized access attempts, or malicious traffic patterns. Security logs and alerts are reviewed in real time or near real time to enable rapid response and mitigation. Network segmentation is used to isolate critical systems and reduce the potential impact of security incidents.
ZOYALINK menerapkan kontrol keamanan jaringan tingkat lanjut untuk melindungi aliran data dan komunikasi sistem. Langkah-langkah ini mencakup firewall, penyaringan lalu lintas, sistem deteksi dan pencegahan intrusi (IDS/IPS), pembatasan laju akses, serta perlindungan terhadap serangan distributed denial-of-service (DDoS). Aktivitas jaringan dipantau secara berkelanjutan untuk mendeteksi perilaku tidak normal, upaya akses tidak sah, atau pola lalu lintas berbahaya. Segmentasi jaringan digunakan untuk mengisolasi sistem kritis dan meminimalkan dampak jika terjadi insiden keamanan.
Protecting user data is a core priority of ZOYALINK’s security framework. The platform implements comprehensive data protection measures covering the entire data lifecycle, from collection and processing to storage and deletion. Personal data, content data, and financial records are handled in accordance with strict internal policies and applicable data protection regulations. ZOYALINK limits data access to authorized personnel and systems only, applies monitoring controls to detect misuse, and regularly reviews data handling practices to ensure compliance and accountability.
Perlindungan data pengguna merupakan prioritas utama dalam kerangka keamanan ZOYALINK. Platform ini menerapkan langkah perlindungan data yang komprehensif di seluruh siklus hidup data, mulai dari pengumpulan, pemrosesan, penyimpanan, hingga penghapusan. Data pribadi, data konten, dan catatan keuangan dikelola sesuai kebijakan internal yang ketat serta peraturan perlindungan data yang berlaku. Akses data dibatasi hanya untuk pihak yang berwenang, disertai pemantauan guna mencegah penyalahgunaan.
ZOYALINK uses strong encryption standards to protect data both in transit and at rest. All sensitive communications between users, applications, and backend systems are secured using encrypted protocols. Stored data is protected using encryption mechanisms that prevent unauthorized access even in the event of infrastructure compromise. Encryption keys are managed securely with restricted access and regular rotation. Secure storage practices are combined with redundancy and backup strategies to ensure data availability while maintaining confidentiality and integrity.
ZOYALINK menggunakan standar enkripsi yang kuat untuk melindungi data baik saat ditransmisikan maupun saat disimpan. Seluruh komunikasi sensitif antara pengguna, aplikasi, dan sistem backend diamankan menggunakan protokol terenkripsi. Data yang disimpan dilindungi dengan mekanisme enkripsi sehingga tidak dapat diakses secara tidak sah meskipun terjadi gangguan infrastruktur. Pengelolaan kunci enkripsi dilakukan secara aman dengan akses terbatas dan rotasi berkala.
ZOYALINK enforces strict access control and authentication mechanisms to ensure that only authorized users and systems can access platform resources. Authentication processes are designed to verify identity securely and reduce the risk of unauthorized account access. Administrative and internal system access requires additional security controls, including multi-factor authentication and activity logging. Access attempts are monitored to identify suspicious behavior and prevent credential abuse.
ZOYALINK menerapkan kontrol akses dan mekanisme autentikasi yang ketat untuk memastikan hanya pengguna dan sistem yang berwenang yang dapat mengakses sumber daya platform. Proses autentikasi dirancang untuk memverifikasi identitas secara aman dan mengurangi risiko pengambilalihan akun. Akses administratif dan sistem internal dilengkapi dengan kontrol keamanan tambahan, termasuk autentikasi multi-faktor dan pencatatan aktivitas.
ZOYALINK applies the principle of least privilege, ensuring that users, employees, and systems are granted only the minimum level of access required to perform their roles. Internal access rights are reviewed regularly and adjusted based on operational needs. Segregation of duties is enforced to reduce the risk of misuse or accidental damage. This approach limits the potential impact of security incidents and strengthens overall platform resilience.
ZOYALINK menerapkan prinsip akses minimum, di mana pengguna, karyawan, dan sistem hanya diberikan hak akses yang benar-benar diperlukan untuk menjalankan perannya. Hak akses internal ditinjau secara berkala dan disesuaikan dengan kebutuhan operasional. Pemisahan tugas diterapkan untuk mengurangi risiko penyalahgunaan atau kesalahan. Pendekatan ini membantu membatasi dampak insiden keamanan dan meningkatkan ketahanan platform secara keseluruhan.
Security on ZOYALINK is a shared responsibility between the platform and its users. While ZOYALINK implements comprehensive technical and organizational safeguards, users play a critical role in maintaining the security of their accounts, content, and interactions. Users are expected to act responsibly, remain vigilant against suspicious activity, and comply with all security-related requirements outlined in ZOYALINK policies. Failure to follow basic security responsibilities may increase the risk of unauthorized access, data exposure, or misuse of platform features.
Users must ensure that all information associated with their accounts is accurate and kept up to date. Any attempt to circumvent security controls, share access credentials, or exploit platform vulnerabilities is strictly prohibited. Users are also responsible for reviewing account activity regularly and reporting any unusual behavior, suspected breach, or unauthorized action through official ZOYALINK reporting channels without delay.
Keamanan di ZOYALINK merupakan tanggung jawab bersama antara platform dan pengguna. Meskipun ZOYALINK menerapkan perlindungan teknis dan organisasi yang komprehensif, pengguna memiliki peran penting dalam menjaga keamanan akun, konten, dan interaksi mereka. Pengguna diharapkan bertindak secara bertanggung jawab, waspada terhadap aktivitas mencurigakan, serta mematuhi seluruh ketentuan keamanan yang ditetapkan dalam kebijakan ZOYALINK. Kelalaian dalam menjalankan tanggung jawab keamanan dapat meningkatkan risiko akses tidak sah atau penyalahgunaan akun.
Pengguna wajib memastikan bahwa seluruh informasi akun bersifat akurat dan diperbarui secara berkala. Setiap upaya untuk menghindari kontrol keamanan, membagikan kredensial akses, atau mengeksploitasi celah sistem dilarang keras. Pengguna juga bertanggung jawab untuk memantau aktivitas akun dan segera melaporkan perilaku tidak wajar, dugaan pelanggaran, atau akses tidak sah melalui saluran pelaporan resmi ZOYALINK.
To reduce security risks, users are strongly encouraged to follow industry-recognized best practices for account protection. This includes creating strong and unique passwords, avoiding reuse of credentials across multiple services, and safeguarding login information from unauthorized disclosure. Users should be cautious of phishing attempts, social engineering, or messages requesting sensitive information, even if they appear to originate from trusted sources.
ZOYALINK recommends that users access the platform only from trusted devices and secure networks. Logging in from public or compromised systems may expose accounts to elevated risk. Users should log out from shared devices, review active sessions where available, and promptly update credentials if they suspect that account security has been compromised. Proactive account protection significantly contributes to overall platform security and trust.
Untuk mengurangi risiko keamanan, pengguna sangat dianjurkan menerapkan praktik terbaik perlindungan akun yang diakui secara global. Hal ini mencakup penggunaan kata sandi yang kuat dan unik, menghindari penggunaan ulang kredensial di berbagai layanan, serta menjaga kerahasiaan informasi login. Pengguna juga harus waspada terhadap upaya phishing, rekayasa sosial, atau permintaan informasi sensitif, meskipun tampak berasal dari pihak yang tepercaya.
ZOYALINK menyarankan agar pengguna mengakses platform hanya melalui perangkat dan jaringan yang aman. Akses dari perangkat publik atau sistem yang terkompromi dapat meningkatkan risiko keamanan. Pengguna wajib keluar dari akun pada perangkat bersama, meninjau aktivitas sesi jika tersedia, serta segera memperbarui kredensial apabila mencurigai adanya pelanggaran keamanan. Perlindungan akun secara proaktif berkontribusi langsung terhadap keamanan dan kepercayaan platform secara keseluruhan.
ZOYALINK aligns its security practices with internationally recognized security and risk management standards to ensure consistent protection across all regions of operation. Security controls, internal procedures, and monitoring mechanisms are designed to support confidentiality, integrity, and availability of systems and data regardless of geographical location. This global approach allows ZOYALINK to adapt to regional risk profiles while maintaining a unified security framework.
As part of its global security commitment, ZOYALINK continuously evaluates its controls against evolving industry standards, emerging threats, and technological advancements. Security policies and procedures may be updated to reflect changes in best practices, regulatory expectations, or operational requirements. Users are expected to comply with these standards as a condition of continued platform access.
ZOYALINK menyelaraskan praktik keamanannya dengan standar keamanan dan manajemen risiko yang diakui secara internasional untuk memastikan perlindungan yang konsisten di seluruh wilayah operasional. Kontrol keamanan, prosedur internal, dan mekanisme pemantauan dirancang untuk menjaga kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan sistem serta data tanpa memandang lokasi geografis. Pendekatan global ini memungkinkan ZOYALINK beradaptasi dengan risiko regional sambil mempertahankan kerangka keamanan yang terpadu.
Sebagai bagian dari komitmen keamanan global, ZOYALINK secara berkelanjutan mengevaluasi kontrol keamanannya terhadap standar industri terbaru, ancaman baru, dan perkembangan teknologi. Kebijakan dan prosedur keamanan dapat diperbarui untuk menyesuaikan perubahan praktik terbaik, tuntutan regulasi, atau kebutuhan operasional. Pengguna wajib mematuhi standar ini sebagai syarat penggunaan platform.
ZOYALINK operates in compliance with applicable security, data protection, and cybercrime laws across jurisdictions where the platform is accessible. This includes obligations related to lawful access requests, incident reporting, and cooperation with authorized regulatory or law enforcement bodies when required by law. Compliance efforts are implemented in a manner that balances legal obligations with user privacy and platform integrity.
Where security-related regulations differ between regions, ZOYALINK applies controls that meet or exceed minimum legal requirements. Users are responsible for ensuring that their use of the platform complies with local laws applicable to them. Continued use of ZOYALINK constitutes acceptance of this Security Policy and acknowledgment of the shared responsibility to uphold a secure digital environment.
ZOYALINK beroperasi sesuai dengan hukum keamanan, perlindungan data, dan kejahatan siber yang berlaku di berbagai yurisdiksi tempat platform dapat diakses. Hal ini mencakup kewajiban terkait permintaan akses yang sah, pelaporan insiden, serta kerja sama dengan otoritas pengawas atau penegak hukum yang berwenang apabila diwajibkan oleh hukum. Kepatuhan dilakukan dengan tetap menjaga keseimbangan antara kewajiban hukum, privasi pengguna, dan integritas platform.
Apabila regulasi keamanan berbeda antarwilayah, ZOYALINK menerapkan kontrol yang memenuhi atau melampaui persyaratan hukum minimum. Pengguna bertanggung jawab memastikan bahwa penggunaan platform mematuhi hukum setempat yang berlaku bagi mereka. Penggunaan ZOYALINK secara berkelanjutan dianggap sebagai persetujuan terhadap Kebijakan Keamanan ini serta pengakuan atas tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan digital yang aman.
ZOYALINK reserves the right to update, modify, or enhance this Security Policy at any time to reflect evolving security threats, technological advancements, legal requirements, and industry best practices. Security is a continuously developing field, and policy updates are essential to ensure that protection mechanisms remain effective and relevant in a rapidly changing digital environment.
Updates to this Security Policy may be driven by changes in global regulations, internal risk assessments, infrastructure improvements, or newly identified threat vectors. When material changes are made, ZOYALINK will make reasonable efforts to notify users through official platform communications, policy update notices, or other appropriate channels. Continued use of the platform after policy updates constitutes acceptance of the revised Security Policy.
ZOYALINK berhak untuk memperbarui, mengubah, atau menyempurnakan Kebijakan Keamanan ini sewaktu-waktu guna menyesuaikan dengan perkembangan ancaman keamanan, kemajuan teknologi, perubahan regulasi, serta praktik terbaik industri. Keamanan merupakan bidang yang terus berkembang, sehingga pembaruan kebijakan diperlukan untuk memastikan perlindungan tetap efektif dan relevan di lingkungan digital yang dinamis.
Pembaruan Kebijakan Keamanan dapat dilakukan sebagai respons terhadap perubahan hukum global, hasil evaluasi risiko internal, peningkatan infrastruktur, atau ditemukannya pola ancaman baru. Apabila terdapat perubahan signifikan, ZOYALINK akan berupaya memberikan pemberitahuan kepada pengguna melalui komunikasi resmi platform atau pengumuman kebijakan. Dengan tetap menggunakan platform setelah pembaruan, pengguna dianggap telah menyetujui Kebijakan Keamanan yang diperbarui.
ZOYALINK provides official communication channels for security-related inquiries, incident reporting, and responsible disclosure. These channels are intended for users, researchers, organizations, and authorities to report security vulnerabilities, account compromise, abuse, or other risks affecting platform safety. All security reports are handled confidentially and reviewed by the appropriate internal teams.
For general security questions, policy clarification, or non-emergency issues, users may contact ZOYALINK through the official administrative email. Reports involving child safety, exploitation, or high-risk situations should be directed to the dedicated child safety contact for immediate prioritization.
ZOYALINK menyediakan saluran komunikasi resmi untuk pertanyaan keamanan, pelaporan insiden, serta pengungkapan kerentanan secara bertanggung jawab. Saluran ini ditujukan bagi pengguna, peneliti, organisasi, maupun pihak berwenang untuk melaporkan celah keamanan, dugaan peretasan akun, penyalahgunaan, atau risiko lain yang memengaruhi keamanan platform. Seluruh laporan keamanan diproses secara rahasia dan ditangani oleh tim internal yang berwenang.
Untuk pertanyaan keamanan umum, klarifikasi kebijakan, atau isu non-darurat, pengguna dapat menghubungi ZOYALINK melalui email administratif resmi. Laporan yang berkaitan dengan keamanan anak, eksploitasi, atau situasi berisiko tinggi harus dikirimkan ke kontak khusus perlindungan anak agar mendapatkan penanganan prioritas.
Misuse of security reporting channels, including false, misleading, or malicious submissions, may result in enforcement actions. ZOYALINK encourages responsible, good-faith reporting to help maintain a secure and trustworthy digital ecosystem.
Penyalahgunaan saluran pelaporan keamanan, termasuk laporan palsu, menyesatkan, atau berniat buruk, dapat dikenakan tindakan penegakan. ZOYALINK mendorong pelaporan yang bertanggung jawab dan beritikad baik demi menjaga ekosistem digital yang aman dan tepercaya.