ID
The Content Policy Guidelines are established to define clear, transparent, and enforceable standards governing all content published, shared, monetized, or distributed on the ZOYALINK platform. These guidelines serve as a foundational framework to ensure that ZOYALINK remains a safe, lawful, inclusive, and sustainable digital ecosystem for users worldwide. By clearly outlining acceptable and prohibited content, ZOYALINK aims to protect users, creators, advertisers, partners, and the platform itself from legal, ethical, and reputational risks. This policy also ensures that monetization mechanisms operate fairly and responsibly, without encouraging harmful, deceptive, or exploitative behavior.
Pedoman Kebijakan Konten disusun untuk menetapkan standar yang jelas, transparan, dan dapat ditegakkan atas seluruh konten yang dipublikasikan, dibagikan, dimonetisasi, atau didistribusikan melalui platform ZOYALINK. Pedoman ini berfungsi sebagai kerangka dasar untuk memastikan bahwa ZOYALINK tetap menjadi ekosistem digital yang aman, legal, inklusif, dan berkelanjutan bagi pengguna di seluruh dunia. Dengan menetapkan batasan konten yang diperbolehkan dan dilarang secara tegas, ZOYALINK bertujuan melindungi pengguna, kreator, mitra, serta platform dari risiko hukum, etika, dan reputasi, sekaligus menjaga sistem monetisasi berjalan secara adil dan bertanggung jawab.
These Content Policy Guidelines apply globally to all users, content creators, advertisers, affiliates, and partners who access or use ZOYALINK services, regardless of geographic location, account type, or monetization status. The policy governs all forms of user-generated content, including but not limited to text posts, images, videos, comments, descriptions, metadata, thumbnails, profile information, and external links. Compliance with this policy is mandatory and applies equally to monetized and non-monetized content, as well as content that is publicly visible or shared through limited-access features.
Pedoman Kebijakan Konten ini berlaku secara global bagi seluruh pengguna, kreator konten, pengiklan, afiliasi, dan mitra yang mengakses atau menggunakan layanan ZOYALINK, tanpa memandang lokasi geografis, jenis akun, maupun status monetisasi. Kebijakan ini mengatur seluruh bentuk konten buatan pengguna, termasuk namun tidak terbatas pada teks, gambar, video, komentar, deskripsi, metadata, thumbnail, informasi profil, serta tautan eksternal. Kepatuhan terhadap kebijakan ini bersifat wajib dan berlaku sama bagi konten yang dimonetisasi maupun tidak, baik yang bersifat publik maupun terbatas.
All content on ZOYALINK must adhere to a set of core principles designed to uphold integrity, safety, legality, and fairness across the platform. These principles guide content creation, distribution, moderation, and monetization decisions. Content that violates these principles may be subject to removal, demonetization, account restrictions, or permanent enforcement actions, regardless of intent or prior performance. ZOYALINK reserves the right to interpret and apply these principles in accordance with evolving legal standards, technological risks, and community expectations.
Seluruh konten di ZOYALINK wajib mematuhi seperangkat prinsip dasar yang dirancang untuk menjaga integritas, keamanan, legalitas, dan keadilan di seluruh platform. Prinsip-prinsip ini menjadi acuan dalam pembuatan, distribusi, moderasi, dan monetisasi konten. Konten yang melanggar prinsip ini dapat dikenakan penghapusan, penghentian monetisasi, pembatasan akun, atau tindakan penegakan permanen, tanpa memandang niat maupun performa sebelumnya. ZOYALINK berhak menafsirkan dan menerapkan prinsip ini sesuai perkembangan hukum, risiko teknologi, dan ekspektasi komunitas.
Content published on ZOYALINK must comply with all applicable local, national, and international laws and regulations. Users are strictly prohibited from uploading, sharing, or monetizing content that promotes illegal activities, facilitates criminal behavior, or violates the rights of others. Responsibility for ensuring the legality of content lies entirely with the user. ZOYALINK does not provide legal advice and does not assume liability for unlawful user-generated content, but will take decisive action when violations are identified.
Konten yang dipublikasikan di ZOYALINK wajib mematuhi seluruh hukum dan peraturan yang berlaku, baik lokal, nasional, maupun internasional. Pengguna dilarang keras mengunggah, membagikan, atau memonetisasi konten yang mempromosikan aktivitas ilegal, memfasilitasi tindak kriminal, atau melanggar hak pihak lain. Tanggung jawab atas legalitas konten sepenuhnya berada pada pengguna. ZOYALINK tidak memberikan nasihat hukum dan tidak bertanggung jawab atas konten ilegal buatan pengguna, namun akan mengambil tindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran.
ZOYALINK values authentic, original, and meaningful contributions. Users are expected to upload content they own, have created, or are legally authorized to distribute. Plagiarism, impersonation, misleading attribution, or unauthorized reuse of copyrighted materials without proper rights or permissions is strictly prohibited. Repeated violations of originality standards may result in permanent account termination and forfeiture of monetization privileges.
ZOYALINK menjunjung tinggi konten yang autentik, orisinal, dan bermakna. Pengguna diharapkan hanya mengunggah konten yang mereka miliki, ciptakan sendiri, atau memiliki izin sah untuk mendistribusikannya. Plagiarisme, penyamaran identitas, atribusi yang menyesatkan, atau penggunaan karya berhak cipta tanpa izin yang sah dilarang keras. Pelanggaran berulang terhadap prinsip keaslian dapat berujung pada penghentian akun secara permanen serta pencabutan hak monetisasi.
All content must uphold standards of respect, dignity, and ethical conduct. ZOYALINK does not tolerate content that dehumanizes, harasses, intimidates, or discriminates against individuals or groups based on protected characteristics. Ethical considerations extend beyond legality; content designed to manipulate, deceive, or exploit audiences for financial gain may be subject to enforcement even if not explicitly illegal.
Seluruh konten wajib menjunjung standar saling menghormati, martabat, dan etika. ZOYALINK tidak mentoleransi konten yang merendahkan, melecehkan, mengintimidasi, atau mendiskriminasi individu atau kelompok berdasarkan karakteristik yang dilindungi. Pertimbangan etika tidak hanya terbatas pada aspek hukum; konten yang bertujuan memanipulasi, menipu, atau mengeksploitasi audiens demi keuntungan finansial dapat dikenakan tindakan meskipun tidak secara eksplisit melanggar hukum.
ZOYALINK allows a wide range of lawful, ethical, and constructive content that contributes positive value to the platform and its global community. Allowed content includes original creative works, educational materials, informative discussions, entertainment, commentary, and other forms of expression that comply with applicable laws and ZOYALINK policies. All allowed content may be eligible for automatic monetization, provided it does not violate any content, safety, or integrity standards. The acceptance of content does not imply endorsement by ZOYALINK, but reflects compliance with platform rules at the time of review.
ZOYALINK memperbolehkan berbagai jenis konten yang legal, etis, dan memberikan nilai positif bagi platform serta komunitas globalnya. Konten yang diperbolehkan mencakup karya kreatif orisinal, materi edukatif, diskusi informatif, hiburan, opini, dan bentuk ekspresi lainnya yang mematuhi hukum serta kebijakan ZOYALINK. Seluruh konten yang diperbolehkan dapat memenuhi syarat monetisasi otomatis selama tidak melanggar standar konten, keamanan, dan integritas. Persetujuan konten tidak berarti dukungan dari ZOYALINK, melainkan kepatuhan terhadap aturan pada saat peninjauan.
Text-based content includes articles, stories, opinions, tutorials, reviews, informational posts, and other written materials created or legally owned by the user. Text content must be original or properly licensed, free from plagiarism, and presented in a clear and responsible manner. Misleading headlines, deceptive narratives, or intentionally false information designed to manipulate readers may result in enforcement actions, even if formatted as opinion.
Konten berbasis teks mencakup artikel, cerita, opini, panduan, ulasan, posting informatif, serta materi tulisan lain yang dibuat atau dimiliki secara sah oleh pengguna. Konten teks harus orisinal atau memiliki lisensi yang sah, bebas dari plagiarisme, serta disajikan secara jelas dan bertanggung jawab. Judul menyesatkan, narasi manipulatif, atau informasi palsu yang sengaja dibuat untuk menipu pembaca dapat dikenakan tindakan penegakan meskipun diklaim sebagai opini.
Image content includes photographs, illustrations, graphics, infographics, and other visual media uploaded by users. Images must not contain illegal material, graphic violence, sexual exploitation, or content that violates privacy or intellectual property rights. Edited or AI-generated images are permitted provided they do not mislead, impersonate real individuals, or create harmful or deceptive representations.
Konten gambar mencakup foto, ilustrasi, grafik, infografik, dan media visual lainnya yang diunggah oleh pengguna. Gambar tidak boleh mengandung materi ilegal, kekerasan ekstrem, eksploitasi seksual, atau pelanggaran privasi dan hak kekayaan intelektual. Gambar hasil editan atau buatan AI diperbolehkan selama tidak menyesatkan, menyamar sebagai individu nyata, atau menciptakan representasi yang berbahaya dan menipu.
Video content includes short clips, long-form videos, educational recordings, commentary, and visual storytelling. Videos must comply with content safety standards, avoid harmful or exploitative themes, and respect copyright ownership. Manipulative practices such as clickbait, misrepresentation, or artificial engagement inflation may result in demonetization or removal.
Konten video mencakup klip pendek, video berdurasi panjang, rekaman edukatif, komentar visual, dan bentuk penceritaan lainnya. Video wajib mematuhi standar keamanan konten, menghindari tema berbahaya atau eksploitatif, serta menghormati hak cipta. Praktik manipulatif seperti clickbait, misrepresentasi, atau peningkatan interaksi secara buatan dapat menyebabkan penghentian monetisasi atau penghapusan konten.
ZOYALINK strictly prohibits content that poses legal, safety, or ethical risks to users, communities, or the platform. Prohibited content is not eligible for monetization and may result in immediate removal, account restriction, suspension, or permanent termination. Repeated or severe violations may be reported to relevant authorities where required by law.
ZOYALINK secara tegas melarang konten yang menimbulkan risiko hukum, keamanan, atau etika bagi pengguna, komunitas, maupun platform. Konten yang dilarang tidak memenuhi syarat monetisasi dan dapat mengakibatkan penghapusan segera, pembatasan akun, penangguhan, atau penghentian permanen. Pelanggaran berulang atau berat dapat dilaporkan kepada pihak berwenang sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Content that promotes, facilitates, or depicts illegal activities is strictly prohibited. This includes fraud, scams, drug trafficking, weapons distribution, terrorism, human trafficking, and other criminal acts. Instructional or advisory content that lowers the barrier to committing crimes is also disallowed, regardless of intent.
Konten yang mempromosikan, memfasilitasi, atau menggambarkan aktivitas ilegal dilarang keras. Termasuk di dalamnya penipuan, scam, perdagangan narkoba, distribusi senjata, terorisme, perdagangan manusia, serta tindakan kriminal lainnya. Konten bersifat instruksional atau nasihat yang mempermudah tindakan kriminal juga tidak diperbolehkan, tanpa memandang niat.
ZOYALINK does not tolerate content that targets individuals or groups based on protected characteristics, including race, ethnicity, nationality, religion, gender, sexual orientation, or disability. Harassment, intimidation, bullying, and dehumanizing language are prohibited, even when framed as humor or opinion.
ZOYALINK tidak mentoleransi konten yang menyerang individu atau kelompok berdasarkan karakteristik yang dilindungi, seperti ras, etnis, kebangsaan, agama, gender, orientasi seksual, atau disabilitas. Pelecehan, intimidasi, perundungan, dan bahasa yang merendahkan dilarang, termasuk yang dikemas sebagai humor atau opini.
Content depicting or encouraging violence, threats of harm, or glorification of physical injury is prohibited. This includes graphic violence, threats against individuals or groups, and content that incites fear or panic. Contextual reporting or educational discussion may be allowed if presented responsibly and without sensationalism.
Konten yang menggambarkan atau mendorong kekerasan, ancaman bahaya, atau pengagungan cedera fisik dilarang. Termasuk kekerasan grafis, ancaman terhadap individu atau kelompok, serta konten yang memicu ketakutan atau kepanikan. Pelaporan kontekstual atau diskusi edukatif dapat diperbolehkan jika disajikan secara bertanggung jawab tanpa sensasionalisme.
Content involving sexual exploitation, abuse, coercion, or non-consensual acts is strictly prohibited. This includes pornographic material that violates platform standards, sexual violence, and exploitation for financial or social gain. Violations in this category are treated with the highest level of enforcement.
Konten yang melibatkan eksploitasi seksual, pelecehan, pemaksaan, atau tindakan tanpa persetujuan dilarang keras. Termasuk materi pornografi yang melanggar standar platform, kekerasan seksual, serta eksploitasi demi keuntungan finansial atau sosial. Pelanggaran dalam kategori ini ditangani dengan tingkat penegakan tertinggi.
ZOYALINK is committed to protecting minors and maintaining a platform environment that is safe for children. Any content that endangers, exploits, or sexualizes minors is strictly prohibited and may be reported to law enforcement authorities. Child safety violations may result in immediate account termination and permanent bans.
ZOYALINK berkomitmen untuk melindungi anak di bawah umur dan menjaga lingkungan platform yang aman bagi mereka. Setiap konten yang membahayakan, mengeksploitasi, atau mengekseksualisasi anak dilarang keras dan dapat dilaporkan kepada aparat penegak hukum. Pelanggaran terkait keamanan anak dapat mengakibatkan penghentian akun secara langsung dan permanen.
ZOYALINK enforces a zero-tolerance policy toward child sexual abuse material (CSAM), exploitation, grooming, or any attempt to harm minors. Detection of such content triggers immediate removal, account termination, and escalation to appropriate authorities.
ZOYALINK menerapkan kebijakan tanpa toleransi terhadap materi pelecehan seksual anak (CSAM), eksploitasi, grooming, atau upaya apa pun yang membahayakan anak. Deteksi konten semacam ini akan langsung mengakibatkan penghapusan, penghentian akun, dan eskalasi kepada pihak berwenang.
Certain content may be restricted to adult audiences due to its sensitive nature. Users are required to accurately label age-restricted content and comply with platform safeguards. Mislabeling content to bypass age restrictions may result in enforcement actions.
Konten tertentu dapat dibatasi hanya untuk audiens dewasa karena sifatnya yang sensitif. Pengguna wajib memberi label pembatasan usia secara akurat dan mematuhi sistem perlindungan platform. Pelabelan yang salah untuk menghindari pembatasan usia dapat dikenakan tindakan penegakan.
ZOYALINK operates under a monetization-first model where eligible user-generated content may automatically generate earnings without requiring manual activation, follower thresholds, or algorithmic promotion. These monetization rules are designed to ensure fairness, transparency, sustainability, and legal compliance across a global user base. Monetization is applied consistently based on content quality, compliance status, and valid engagement, and may be adjusted or suspended if violations are detected. Participation in monetization does not exempt users from compliance with all applicable platform policies.
ZOYALINK beroperasi dengan model monetisasi utama di mana konten buatan pengguna yang memenuhi syarat dapat menghasilkan penghasilan secara otomatis tanpa perlu aktivasi manual, jumlah pengikut tertentu, atau dorongan algoritmik. Aturan monetisasi ini dirancang untuk menjamin keadilan, transparansi, keberlanjutan, serta kepatuhan hukum secara global. Monetisasi diterapkan secara konsisten berdasarkan kualitas konten, status kepatuhan, dan interaksi yang valid, serta dapat disesuaikan atau dihentikan jika ditemukan pelanggaran. Partisipasi dalam monetisasi tidak membebaskan pengguna dari kewajiban mematuhi seluruh kebijakan platform.
All original content uploaded to ZOYALINK, including text, images, and videos, is eligible for automatic monetization by default, provided it complies with content policies, safety standards, and legal requirements. Earnings may be generated from valid views, platform distribution, and engagement metrics determined by internal systems. ZOYALINK reserves the right to evaluate eligibility continuously and to adjust monetization parameters to prevent fraud, abuse, or artificial manipulation.
Seluruh konten orisinal yang diunggah ke ZOYALINK, termasuk teks, gambar, dan video, secara default memenuhi syarat monetisasi otomatis selama mematuhi kebijakan konten, standar keamanan, dan ketentuan hukum. Penghasilan dapat diperoleh dari tayangan yang valid, distribusi platform, serta metrik interaksi yang ditentukan oleh sistem internal. ZOYALINK berhak melakukan evaluasi kelayakan secara berkelanjutan dan menyesuaikan parameter monetisasi guna mencegah penipuan, penyalahgunaan, atau manipulasi buatan.
Content that violates platform policies, contains misleading information, engages in clickbait practices, promotes prohibited activities, or poses legal or safety risks may be disqualified from monetization. Disqualification may occur even if content remains visible on the platform. Repeated monetization abuse may result in permanent loss of earning privileges or account enforcement actions.
Konten yang melanggar kebijakan platform, mengandung informasi menyesatkan, menerapkan praktik clickbait, mempromosikan aktivitas terlarang, atau menimbulkan risiko hukum dan keamanan dapat dinyatakan tidak memenuhi syarat monetisasi. Ketidaklayakan monetisasi dapat berlaku meskipun konten masih ditampilkan di platform. Penyalahgunaan monetisasi secara berulang dapat menyebabkan pencabutan hak penghasilan secara permanen atau tindakan penegakan terhadap akun.
Users are fully responsible for the content they upload, share, or distribute on ZOYALINK. This responsibility includes ensuring accuracy, legality, originality, and compliance with all platform rules. Users must actively monitor their content, respond to moderation actions, and correct or remove content that may violate policies. Failure to fulfill these responsibilities may affect content visibility, monetization status, or account standing.
Pengguna bertanggung jawab sepenuhnya atas konten yang mereka unggah, bagikan, atau distribusikan di ZOYALINK. Tanggung jawab ini mencakup keakuratan, legalitas, keaslian, serta kepatuhan terhadap seluruh aturan platform. Pengguna wajib memantau kontennya secara aktif, menanggapi tindakan moderasi, serta memperbaiki atau menghapus konten yang berpotensi melanggar kebijakan. Kelalaian dalam menjalankan tanggung jawab ini dapat memengaruhi visibilitas konten, status monetisasi, atau kondisi akun.
All users must comply with ZOYALINK’s Community Guidelines, Content Policy Guidelines, Monetization Policy, Safety Center rules, and applicable legal regulations. Policy updates are binding once published, and continued use of the platform constitutes acceptance of revised terms. Users are encouraged to regularly review policy pages to remain informed.
Seluruh pengguna wajib mematuhi Pedoman Komunitas, Pedoman Kebijakan Konten, Kebijakan Monetisasi, aturan Pusat Keamanan, serta regulasi hukum yang berlaku di ZOYALINK. Pembaruan kebijakan bersifat mengikat sejak dipublikasikan, dan penggunaan platform yang berkelanjutan dianggap sebagai persetujuan terhadap ketentuan yang diperbarui. Pengguna dianjurkan untuk meninjau halaman kebijakan secara berkala.
Users retain ownership of their original content while granting ZOYALINK a non-exclusive, royalty-free, worldwide license to host, distribute, display, and monetize such content for platform operation. Users must ensure they possess all necessary rights and permissions before uploading content. Uploading content without proper rights may result in takedown, monetization removal, or legal action.
Pengguna tetap memiliki hak atas konten orisinal mereka, dengan memberikan lisensi non-eksklusif, bebas royalti, dan berlaku global kepada ZOYALINK untuk menyimpan, mendistribusikan, menampilkan, dan memonetisasi konten tersebut demi operasional platform. Pengguna wajib memastikan bahwa mereka memiliki seluruh hak dan izin yang diperlukan sebelum mengunggah konten. Unggahan tanpa hak yang sah dapat mengakibatkan penghapusan, penghentian monetisasi, atau tindakan hukum.
ZOYALINK maintains a structured, transparent, and globally aligned reporting and moderation system to ensure that all content and user behavior comply with platform policies, safety standards, and applicable laws. Reporting and moderation serve as essential safeguards to protect users, maintain trust, and preserve the integrity of the platform. This framework is designed to be accessible, fair, and responsive, while prioritizing user safety, child protection, and the prevention of abuse or exploitation.
ZOYALINK menerapkan sistem pelaporan dan moderasi yang terstruktur, transparan, dan selaras dengan standar global untuk memastikan seluruh konten dan perilaku pengguna mematuhi kebijakan platform, standar keamanan, serta hukum yang berlaku. Pelaporan dan moderasi berfungsi sebagai mekanisme perlindungan utama bagi pengguna, menjaga kepercayaan, dan memelihara integritas platform. Kerangka ini dirancang agar mudah diakses, adil, dan responsif, dengan prioritas pada keamanan pengguna, perlindungan anak, serta pencegahan penyalahgunaan dan eksploitasi.
Users, organizations, and authorized parties may report suspected violations of content policies, community guidelines, monetization rules, or legal obligations through official ZOYALINK reporting channels. Reports may include concerns related to harmful content, fraud, impersonation, abuse, exploitation, child safety risks, or other prohibited activities. All reports are handled confidentially, assessed objectively, and prioritized based on severity, potential harm, and urgency.
Pengguna, organisasi, maupun pihak berwenang dapat melaporkan dugaan pelanggaran terhadap kebijakan konten, pedoman komunitas, aturan monetisasi, atau kewajiban hukum melalui saluran pelaporan resmi ZOYALINK. Laporan dapat mencakup konten berbahaya, penipuan, penyamaran, pelecehan, eksploitasi, risiko terhadap anak, atau aktivitas terlarang lainnya. Seluruh laporan diproses secara rahasia, dinilai secara objektif, dan diprioritaskan berdasarkan tingkat keparahan, potensi dampak, serta urgensinya.
ZOYALINK applies a multi-layered moderation process combining automated systems, human review, and policy-based evaluation. Content under review may be temporarily restricted while assessments are conducted. Decisions are made based on evidence, policy alignment, contextual factors, and risk analysis. Where appropriate, users may be notified of actions taken and provided with information regarding appeals or corrective measures.
ZOYALINK menerapkan proses moderasi berlapis yang mengombinasikan sistem otomatis, peninjauan manusia, serta evaluasi berbasis kebijakan. Konten yang sedang ditinjau dapat dibatasi sementara selama proses penilaian berlangsung. Keputusan diambil berdasarkan bukti, kesesuaian kebijakan, konteks, dan analisis risiko. Jika diperlukan, pengguna akan diberi pemberitahuan mengenai tindakan yang diambil serta informasi terkait mekanisme banding atau perbaikan.
When violations are confirmed, ZOYALINK may apply proportionate enforcement actions to maintain platform safety and compliance. Enforcement measures are applied consistently, without discrimination, and are proportionate to the nature, severity, and recurrence of the violation. Actions are intended to prevent harm, deter future violations, and uphold platform standards.
Apabila pelanggaran dikonfirmasi, ZOYALINK dapat menerapkan tindakan penegakan yang proporsional untuk menjaga keamanan dan kepatuhan platform. Tindakan penegakan diterapkan secara konsisten, tanpa diskriminasi, dan disesuaikan dengan jenis, tingkat keparahan, serta frekuensi pelanggaran. Tujuan utama penegakan adalah mencegah dampak negatif, mengurangi pelanggaran berulang, dan menegakkan standar platform.
ZOYALINK reserves the right to remove or restrict access to content that violates policies, poses safety risks, infringes legal rights, or undermines platform integrity. Content removal may be permanent or temporary depending on the circumstances. Removal actions do not automatically imply account termination but may affect monetization eligibility or content visibility.
ZOYALINK berhak menghapus atau membatasi akses terhadap konten yang melanggar kebijakan, menimbulkan risiko keamanan, melanggar hak hukum, atau merusak integritas platform. Penghapusan konten dapat bersifat permanen atau sementara sesuai kondisi. Tindakan penghapusan tidak selalu berarti penghentian akun, namun dapat memengaruhi kelayakan monetisasi atau visibilitas konten.
In cases of serious, repeated, or high-risk violations, ZOYALINK may impose account restrictions, suspension, or permanent termination. Account-level enforcement may include loss of monetization privileges, feature limitations, or complete removal from the platform. Decisions related to account termination are taken with heightened review and consideration of user history and risk factors.
Dalam kasus pelanggaran serius, berulang, atau berisiko tinggi, ZOYALINK dapat memberlakukan pembatasan akun, penangguhan, atau penghentian permanen. Tindakan pada tingkat akun dapat meliputi pencabutan hak monetisasi, pembatasan fitur, atau penghapusan total dari platform. Keputusan penghentian akun dilakukan dengan peninjauan ketat serta mempertimbangkan riwayat dan faktor risiko pengguna.
ZOYALINK operates as a global platform and aligns its policies and enforcement practices with internationally recognized standards for digital safety, content governance, and human rights protection. Compliance frameworks are continuously reviewed to ensure compatibility with evolving legal, regulatory, and ethical requirements across regions.
ZOYALINK beroperasi sebagai platform global dan menyelaraskan kebijakan serta praktik penegakannya dengan standar internasional yang diakui untuk keamanan digital, tata kelola konten, dan perlindungan hak asasi manusia. Kerangka kepatuhan ditinjau secara berkala untuk memastikan kesesuaian dengan perkembangan hukum, regulasi, dan etika di berbagai wilayah.
ZOYALINK complies with applicable international laws, including regulations related to child protection, data privacy, intellectual property, financial compliance, and digital safety. Where conflicts arise between local and international requirements, ZOYALINK seeks to apply the highest standard of protection and compliance feasible under the law.
ZOYALINK mematuhi hukum internasional yang berlaku, termasuk regulasi terkait perlindungan anak, privasi data, hak kekayaan intelektual, kepatuhan keuangan, dan keamanan digital. Apabila terjadi perbedaan antara ketentuan lokal dan internasional, ZOYALINK berupaya menerapkan standar perlindungan dan kepatuhan tertinggi yang dimungkinkan oleh hukum.
ZOYALINK reserves the right to update, revise, or clarify this Content Policy Guidelines at any time to reflect changes in law, technology, platform features, or risk environments. Updated policies take effect upon publication. Continued use of the platform constitutes acceptance of revised policies, and users are encouraged to review updates regularly.
ZOYALINK berhak memperbarui, merevisi, atau memperjelas Pedoman Kebijakan Konten ini sewaktu- waktu untuk menyesuaikan dengan perubahan hukum, teknologi, fitur platform, atau kondisi risiko. Kebijakan yang diperbarui berlaku sejak dipublikasikan. Penggunaan platform secara berkelanjutan dianggap sebagai persetujuan atas kebijakan yang diperbarui, dan pengguna disarankan untuk meninjau pembaruan secara berkala.
For questions, reports, or official communications related to content policies, moderation, or enforcement actions, ZOYALINK provides dedicated contact channels to ensure responsible handling and timely responses.
Untuk pertanyaan, laporan, atau komunikasi resmi terkait kebijakan konten, moderasi, atau tindakan penegakan, ZOYALINK menyediakan saluran kontak khusus guna memastikan penanganan yang bertanggung jawab dan respons yang tepat waktu.
Email: [email protected]
Email: [email protected]
High-priority child safety reports should be sent to: [email protected]
Laporan prioritas tinggi terkait keamanan anak dapat dikirim ke: [email protected]