Kalau sudah terlanjur memiliki utang pinjol, hal pertama yang perlu dilakukan adalah berhenti menambah utang baru untuk menutup utang lama. Pola gali lubang tutup lubang biasanya hanya membuat masalah semakin panjang karena biaya dan kewajiban terus bertambah. Catat seluruh utang yang ada, jumlah pokok, biaya, tanggal jatuh tempo, serta kewajiban pembayaran lainnya. Dengan begitu, kita bisa melihat kondisi sebenarnya dan menentukan mana yang harus diprioritaskan. Jangan hanya mengandalkan ingatan karena ketika jumlah tagihan sudah banyak, kesalahan kecil bisa membuat kondisi semakin rumit.
Setelah itu, buat anggaran khusus untuk pembayaran utang dan potong pengeluaran yang benar-benar bisa ditunda. Kalau memiliki beberapa utang, fokuskan pembayaran tambahan pada utang dengan biaya paling tinggi setelah kewajiban minimum lainnya tetap terpenuhi. Jangan mudah percaya pada orang atau layanan yang menjanjikan bisa menghapus utang dengan cepat tetapi meminta uang di muka tanpa penjelasan yang jelas. Kalau pembayaran sudah benar-benar tidak sanggup dilakukan, komunikasikan kondisi tersebut melalui kanal resmi penyedia layanan dan cari bantuan dari pihak yang kompeten. Yang paling penting adalah menyelesaikan utang tanpa membuat utang baru. Setelah lunas, ubah kebiasaan finansial yang sebelumnya membuat kita kembali membutuhkan pinjaman.