Venesia di Italia terkenal karena kanal dan gondolanya, tetapi ada alasan sejarah dan geografis di balik bentuk kotanya yang tidak biasa.
Kota ini berkembang di sebuah laguna di Laut Adriatik. Banyak bagian Venesia dibangun di atas pulau-pulau kecil yang dipisahkan oleh kanal. Untuk membuat bangunan berdiri di tanah yang relatif tidak stabil, para pembangun menggunakan tiang kayu yang ditancapkan jauh ke dalam lapisan tanah di bawah air.
Tiang-tiang tersebut kemudian menjadi bagian dari fondasi bangunan. Kondisi minim oksigen di dalam sedimen membantu memperlambat pembusukan kayu, sehingga fondasi kayu tersebut dapat bertahan sangat lama.
Perkembangan Venesia juga berkaitan dengan sejarah masyarakat yang mencari tempat perlindungan dari berbagai ancaman di daratan Italia pada masa awal perkembangannya. Lingkungan laguna memberikan perlindungan sekaligus akses ke jalur perdagangan melalui laut.
Karena itu, bentuk Venesia bukan sekadar hasil desain kota yang unik. Kanal, pulau, dan fondasinya merupakan hasil perpaduan antara kondisi alam, kebutuhan pertahanan, teknologi konstruksi, dan perkembangan perdagangan selama berabad-abad.