Nyeri atau rasa tidak nyaman di dada memang bisa membuat orang bingung karena asam lambung dan serangan jantung kadang memiliki gejala yang terasa mirip. Asam lambung naik bisa menyebabkan sensasi terbakar di dada, rasa asam atau pahit di mulut, sendawa, dan keluhan yang terasa lebih buruk setelah makan atau ketika berbaring. Sementara itu, serangan jantung dapat menimbulkan tekanan, rasa terhimpit, berat, atau nyeri di dada yang bisa menjalar ke lengan, bahu, punggung, leher, atau rahang. Namun gejala serangan jantung tidak selalu terlihat dramatis dan bisa berbeda pada setiap orang.
Masalahnya, kita tidak bisa memastikan penyebab nyeri dada hanya dengan membaca daftar gejala di internet. Kalau nyeri dada terasa berat, baru muncul, berlangsung beberapa menit atau berulang, terutama disertai sesak napas, keringat dingin, mual, pusing, atau rasa lemas yang tidak biasa, jangan menganggapnya sebagai asam lambung biasa. Kondisi seperti ini membutuhkan pertolongan medis segera. Lebih baik diperiksa dan ternyata bukan serangan jantung daripada menunggu terlalu lama karena mengira hanya masalah pencernaan. Untuk nyeri dada, kehati-hatian memang jauh lebih penting daripada mencoba menebak penyebabnya sendiri.