Laporkan konten ini jika melanggar ketentuan, mengandung materi sensitif, atau hak cipta.
SYAIR BUNGLON DAN BAYANG
Bunglon berdiam di batas bayang,
berbagi badan dengan batu,
berbaur dengan belukar,
berubah bersama waktu
bila hijau aku menjadi daun
bila kelabu aku menjadi batu
bila malam aku menjadi bayang
berbaur dengan yang datang
begitulah badan berunding dengan bahaya:
berubah
bersembunyi—
bertahan dari buruk nasib
bila bayang berubah badan,
bila badan berubah bayang,
bila bumi berganti warna,
siapakah aku
yang masih bertahan
di balik segala bayang?