Tidak semua pekerjaan yang terlihat mendesak harus dikerjakan lebih dulu. Di tempat kerja, kemampuan membedakan mana yang penting, mana yang mendesak, dan mana yang sebenarnya bisa ditunda dapat membuat pekerjaan jauh lebih terarah.
Masalahnya, banyak orang merasa harus menyelesaikan semuanya sekaligus. Akibatnya, energi habis untuk pekerjaan kecil sementara tugas yang dampaknya lebih besar justru tertunda.
Prioritas sebaiknya ditentukan berdasarkan dampak dan tenggat waktu. Pekerjaan yang penting bagi hasil tim dan memiliki batas waktu dekat biasanya perlu mendapat perhatian lebih awal.
Komunikasi juga berperan penting. Jika beberapa tugas datang bersamaan, meminta penjelasan tentang prioritas bukan tanda tidak mampu bekerja. Justru langkah tersebut dapat mencegah waktu terbuang untuk mengerjakan hal yang ternyata bukan kebutuhan utama.
Kemampuan menentukan prioritas semakin penting ketika tanggung jawab bertambah. Seseorang tidak mungkin mengerjakan semuanya dengan perhatian yang sama besar.
Karier yang baik bukan hanya dibangun dari banyaknya tugas yang selesai. Kemampuan memilih pekerjaan yang paling memberikan dampak juga menunjukkan bahwa seseorang mampu berpikir seperti seorang profesional.