Laporkan konten ini jika melanggar ketentuan, mengandung materi sensitif, atau hak cipta.

Woy, Gaes! πŸ˜‚ Pernah Nggak Sih Kalian Diinterogasi Sama Gebetan, Ditanya 1000

Woy, Gaes! πŸ˜‚ Pernah Nggak Sih Kalian Diinterogasi Sama Gebetan, Ditanya 1000 gambar oleh Anita Varera
pertanyaan mendesak tentang "kita", dari A sampai Z, pake nada mencekam ala-ala film horor... *tapiiiii* begitu kalian mau buka mulut buat jelasin, gebetan kalian teriak, "DIAM! KAMU NGGAK BOLEH MENJAWAB!"? πŸ˜‚πŸ˜‚ Kalau belum, cobalah magang jadi Gubernur Maluku Utara di depan anggota dewan yang terhormat. πŸ˜‚ Ini bukan drama Korea, gaes, ini drama nyata dari sidang paripurna! Sumpah, mimin kasihan sama Mic yang ada di depan Bu Gubernur Sherly Tjoanda. πŸ˜‚ Mic itu tampak kesepian, merana, dan tidak berfungsi sebagai Mic. Dia diletakkan di situ mungkin cuma buat **properti estetik** atau **hiasan meja**, sejajar sama vas bunga dan gelas air minum.πŸ˜‚ Bayangin aja: Bu Sherly didudukin, terus dihujani kritik tajam, pernyataan menyudutkan, dan pertanyaan yang kalau dijawab butuh waktu tiga hari tiga malam. Tapi aturannya: **"Anda hanya boleh mendengarkan cercaan kami, tidak boleh memberikan klarifikasi."** πŸ˜‚ Ini sidang paripurna apa acara "Suara Hati Istri" di Indosiar yang istrinya cuma bisa nangis doang? πŸ˜‚ Karena meradang, merasa harga dirinya sebagai Gubernur sekaligus manusia biasa diinjak-injak, Bu Sherly akhirnya melakukan aksi **"pemberontakan estetik"**. Beliau matikan itu Mic, terus didorong pelan. πŸ˜‚ Mungkin dalam hatinya beliau mikir: *"Daripada kamu ada tapi dianggap mati, mending aku matikan sekalian, biar adil!"* πŸ˜‚πŸ˜‚ Gila sih, legendaris banget momennya! **Pertanyaan serius (tapi bohong):** πŸ˜‚ Jadi, wahai Anggota DPRD Maluku Utara yang bijaksana dan (katanya) mewakili rakyat, tolong jelaskan: **Apa gunanya Mic itu diletakkan di depan Gubernur kalau beliau tidak diizinkan bicara?** πŸ˜‚ * A. Buat pajangan biar kelihatan modern. * B. Buat tes ketahanan mental Gubernur (biar nggak gampang meledak). * C. Buat ganjel meja kalau goyang. * D. Tempat nempel permen karet anggota dewan. Tolong, kalau cuma mau ngomong sendiri, mending bikin Podcast aja di Spotify, jangan sidang paripurna! πŸ˜‚ Kan kasihan anggaran negara buat beli Mic kalau cuma buat jadi hiasan. Yuk, kita doakan Mic tersebut segera menemukan jati dirinya kembali. Dan buat Bu Sherly, sabar ya Bu, Mic-nya didorong aja, kalau perlu bawa pulang buat karaokean! πŸ˜‚πŸŽ€ **#DPRDMalutLucu #GubernurLawanMic #KritikLelucon #MalukuUtaraViral #DemokrasiTanpaSuara #SaveMicGubernur**
Advertisement Advertisement
Menu Post
Laporkan Konten
Bagikan Posting Ini
Ikuti Pengguna

Blokir Pengguna

Hapus Postingan

Apakah Anda yakin ingin menghapus postingan ini? Tindakan ini tidak dapat dibatalkan.

7 Komentar