Laporkan konten ini jika melanggar ketentuan, mengandung materi sensitif, atau hak cipta.
Sinopsis Film Horor Indonesia KERIS SEGORO GENI Santo Drag'ster
Di sebuah desa terpencil yang nyaris dilupakan waktu, tradisi lama masih dijaga dengan cara yang tak sepenuhnya dipahami generasi sekarang. Setiap puluhan tahun, warga menggelar sebuah ritual sunyi bernama “Keris Segoro Geni”—sebuah pusaka yang dipercaya menjaga keseimbangan antara dunia manusia dan sesuatu yang tak kasatmata. Arga, seorang pembuat film dokumenter yang tertarik pada budaya-budaya yang mulai jarang tersentuh, datang ke desa itu untuk mengabadikan ritual tersebut. Awalnya, semua tampak seperti tradisi pada umumnya: sesaji, doa-doa kuno, serta berbagai pantangan yang terdengar seperti bagian dari kepercayaan turun-temurun. Namun, semakin dalam ia menggali, semakin terasa bahwa ada sesuatu yang sengaja disimpan rapat oleh warga. Keris itu bukan sekadar simbol. Ia dipercaya sebagai perantara. Menurut cerita yang beredar, setiap generasi memiliki cara tersendiri untuk “merawat” pusaka tersebut agar keseimbangan tetap terjaga. Namun, ketika rangkaian ritual tahun itu sedikit terganggu—oleh hal-hal yang dianggap sepele—sesuatu mulai berubah. Perlahan, beberapa warga menunjukkan perilaku yang tak biasa. Emosi yang tak terkendali, mimpi-mimpi yang sama, serta kejadian-kejadian yang sulit dijelaskan mulai bermunculan. Arga, yang awalnya hanya sebagai pengamat, tanpa sadar ikut terseret ke dalam rangkaian peristiwa yang semakin sulit dipahami dengan logika. Dalam penelusurannya, ia menemukan bahwa keris tersebut berkaitan dengan sebuah peristiwa lama yang tak pernah benar-benar diceritakan secara terbuka. Sebuah masa lalu yang memilih untuk dilupakan, namun meninggalkan jejak yang belum sepenuhnya hilang. Malam demi malam, batas antara keyakinan, ingatan, dan kenyataan mulai terasa kabur. Dan ketika kebenaran perlahan terungkap, Arga dihadapkan pada pilihan yang tak sederhana: mengabadikan semua yang ia saksikan sebagai sebuah cerita... atau menerima bahwa ada hal-hal yang memang sebaiknya tidak pernah dibawa keluar dari tempatnya.