Laporkan konten ini jika melanggar ketentuan, mengandung materi sensitif, atau hak cipta.
Selamat Siang Sedulur Zoya Link....kita Jangan Lupa Untuk Selalu Bersyukur
Ya,karena kebahagiaan keluarga itu masing masing cerita...
Pagi Minggu di Rumah Kami
Matahari pagi menyusup pelan melalui jendela kamar, membawa kehangatan yang lembut. Hari itu adalah hari Minggu, waktu yang paling dinantikan oleh keluarga kecil Pak Budi, Ibu Rina, serta kedua anak mereka, Dika dan Kirana.
Tidak ada alarm yang berdering pagi itu. Pak Budi sudah lebih dulu bangun dan sibuk di dapur. Aroma harum telur dadar dan nasi goreng mulai menguar, memancing perut yang keroncongan.
"Biar Ayah yang masak hari ini," ujar Pak Budi sambil tersenyum lebar saat Ibu Rina masuk ke dapur untuk membantu.
Tak lama kemudian, Dika (10 tahun) dan Kirana (7 tahun) menyusul keluar kamar dengan rambut yang masih agak berantakan. Mereka tidak langsung memegang gawai atau tablet masing-masing. Mereka duduk bersama di meja makan kayu yang sederhana.
Sambil menyantap sarapan hangat, mereka saling bertukar cerita tentang kejadian lucu selama satu minggu ke belakang. Dika bercerita tentang keusilannya di kelas saat pelajaran olahraga, sementara Kirana dengan penuh semangat memperlihatkan gambar pelangi yang ia buat di sekolah.
Piknik Sederhana di Halaman Belakang
Setelah sarapan dan bersama-sama merapikan piring, rencana kecil dimulai. Alih-alih pergi ke pusat perbelanjaan yang ramai, mereka memutuskan menggelar tikar di halaman belakang rumah yang dipenuhi tanaman hijau milik Ibu Rina.
Pak Budi mengeluarkan gitar lamanya. Dengan suara yang pas-pasan tetapi penuh percaya diri, ia mulai memetik senar dan menyanyikan lagu-lagu anak-anak. Ibu Rina ikut bernyanyi sambil menyuapi potongan buah semangka segar kepada Dika dan Kirana.
Tawa renyah anak-anak pecah saat angin sepoi-sepoi meniup daun-daun kering jatuh ke atas tikar. Di momen itu, tidak ada bayang-bayang pekerjaan kantor yang menumpuk, tidak ada tugas sekolah yang rumit—hanya ada kebersamaan yang tulus.
Pesan Hangat di Penghujung Hari
Menjelang sore, saat langit berubah jingga, mereka duduk berdempetan di teras rumah memandangi matahari yang mulai terbenam. Ibu Rina merangkul pundak kedua anaknya, sementara Pak Budi menggenggam tangan istrinya dengan erat.
Kebahagiaan keluarga ini tidak diukur dari seberapa mewah barang yang mereka miliki, melainkan dari kemauan untuk saling meluangkan waktu, mendengarkan, dan hadir seutuhnya bagi satu sama lain
#family
#fyp