Jumat, 31 Juli 2026, Presiden Prabowo Subianto mendorong pemerintah Indonesia untuk terus mencari in... Jumat, 31 Juli 2026, Presiden Prabowo Subianto mendorong pemerintah Indonesia untuk terus mencari inovasi dalam mempercepat pembangunan rumah bagi masyarakat. Pernyataan itu disampaikan saat Prabowo menghadiri akad massal Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Batang, Jawa Tengah, pada Kamis, 30 Juli 2026. Menurut Prabowo, kebutuhan hunian di Indonesia masih sangat besar sehingga pemerintah tidak boleh berhenti mencari cara yang lebih efektif untuk menyediakan rumah dalam jumlah besar.
Prabowo mengatakan Indonesia dapat mempelajari pengalaman negara lain yang dinilai berhasil membangun hunian bagi masyarakat. Salah satu negara yang menjadi perhatian adalah India. Prabowo menyebut India mampu membangun sekitar 40 juta rumah dalam 12 tahun atau rata-rata sekitar 3 juta rumah setiap tahun. Ia mengatakan pemerintah Indonesia sedang mempelajari bagaimana teknik dan pendekatan yang digunakan India tersebut dapat diterapkan sesuai dengan kondisi Indonesia.
Presiden juga menegaskan bahwa Indonesia tidak perlu merasa malu untuk belajar dari negara lain selama tujuan akhirnya adalah memberikan manfaat kepada masyarakat. Menurutnya, proses transformasi sebuah negara membutuhkan keberanian untuk melihat praktik yang sudah berhasil di tempat lain, kemudian mencari cara agar pengalaman tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan nasional.
Dorongan untuk mencari terobosan ini muncul di tengah kebutuhan perumahan Indonesia yang masih besar. Pemerintah sebelumnya terus menjalankan berbagai program pembiayaan dan pembangunan rumah untuk masyarakat, termasuk skema FLPP yang ditujukan untuk membantu masyarakat mendapatkan hunian dengan pembiayaan yang lebih terjangkau.
Dalam agenda di Batang tersebut, Prabowo menyampaikan bahwa capaian pemerintah di bidang perumahan sudah cukup signifikan, tetapi kebutuhan masyarakat masih jauh lebih besar. Karena itu, pemerintah diminta tidak cepat puas dengan hasil yang sudah dicapai dan terus mencari metode baru agar pembangunan rumah dapat dilakukan lebih cepat dan dalam skala yang lebih luas.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah sedang melihat persoalan perumahan bukan hanya dari sisi jumlah rumah yang dibangun, tetapi juga dari sisi kecepatan, teknik pembangunan, pembiayaan, dan kemampuan menyediakan hunian dalam jumlah besar. Pengalaman negara lain seperti India kemudian dijadikan bahan pembelajaran untuk mencari model yang paling sesuai bagi Indonesia.Lihat Selengkapnya
Prabowo Dorong Indonesia Belajar Dari China, India Hingga Mesir
Dipublikasikan: 2 jam lalu
·
180
·
2 mnt baca
Prabowo Dorong Indonesia Belajar Dari China, India Hingga Mesir (Gambar: Negeri Konoha)
Jumat, 31 Juli 2026, Presiden Prabowo Subianto mendorong pemerintah Indonesia untuk terus mencari in... Lihat Selengkapnya