Jumat, 31 Juli 2026, sejumlah wilayah Indonesia masih berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat... Jumat, 31 Juli 2026, sejumlah wilayah Indonesia masih berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang meski sebagian besar wilayah Tanah Air sudah memasuki musim kemarau. Peringatan ini disampaikan BMKG karena kondisi cuaca di beberapa daerah masih dapat berubah cukup signifikan dan berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat.
Berdasarkan pemantauan BMKG pada Dasarian II Juli 2026, musim kemarau terus meluas dan kondisi kering semakin mendominasi Indonesia. Sekitar 92,93 persen wilayah tercatat memiliki curah hujan kategori rendah, sementara curah hujan kategori menengah hanya mencakup 6,63 persen wilayah dan kategori tinggi sekitar 0,45 persen. BMKG juga mencatat sekitar 89,97 persen wilayah Indonesia memiliki sifat hujan di bawah normal.
Meski kondisi kering semakin luas, hujan lebat hingga sangat lebat masih bisa muncul secara lokal. Pada periode 24 sampai 27 Juli 2026, BMKG mencatat hujan lebat di Sumatera Utara dengan curah hujan mencapai 128 milimeter per hari. Sumatera Barat juga mengalami hujan lebat dengan curah hujan hingga 116 milimeter per hari.
BMKG menjelaskan kondisi tersebut dipengaruhi sejumlah dinamika atmosfer, termasuk aktivitas Gelombang Kelvin, Gelombang Rossby Ekuatorial, dan Madden-Julian Oscillation atau MJO yang masih aktif di sebagian wilayah Sumatera. Selain itu, Siklon Tropis Noul yang berada di Laut Filipina, di sebelah utara Maluku Utara, ikut meningkatkan suplai uap air ke atmosfer sehingga pertumbuhan awan hujan menjadi lebih aktif, terutama di Kalimantan Utara.
Sistem cuaca tersebut juga dapat meningkatkan kecepatan angin permukaan hingga lebih dari 20 knot di beberapa wilayah. Kondisi itu membuat BMKG mengingatkan adanya risiko pohon tumbang, kerusakan ringan pada bangunan, hingga gangguan aktivitas masyarakat ketika hujan lebat dan angin kencang terjadi bersamaan.
Untuk Jumat, 31 Juli 2026, wilayah yang diprakirakan berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat meliputi Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, dan Papua Pegunungan. Sementara potensi angin kencang diprakirakan terjadi di Bali, Banten, Jawa Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Maluku, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara.
BMKG juga memperkirakan potensi cuaca serupa masih berlanjut pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jawa Barat, Sulawesi Tengah, dan Papua Pegunungan. Sementara potensi angin kencang diperkirakan mencakup Banten, Jawa Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Maluku, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara.
Jadi, meskipun musim kemarau sedang berlangsung di sebagian besar wilayah Indonesia, bukan berarti hujan sudah berhenti sepenuhnya. Hujan lebat lokal masih mungkin terjadi dan dalam kondisi tertentu dapat disertai angin kencang. Masyarakat di wilayah yang masuk dalam prakiraan diminta tetap waspada terhadap banjir, genangan, pohon tumbang, serta gangguan perjalanan dan aktivitas di luar ruangan.Lihat Selengkapnya
BMKG Peringatkan Hujan Lebat Dan Angin Kencang Di Sejumlah Wilayah
Dipublikasikan: 1 jam lalu
·
161
·
3 mnt baca
BMKG Peringatkan Hujan Lebat Dan Angin Kencang Di Sejumlah Wilayah (Gambar: Negeri Konoha)
Jumat, 31 Juli 2026, sejumlah wilayah Indonesia masih berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat... Lihat Selengkapnya