Jumat, 31 Juli 2026, pemerintah kembali memperbarui rencana pembangunan rumah susun subsidi di kawas... Jumat, 31 Juli 2026, pemerintah kembali memperbarui rencana pembangunan rumah susun subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait mengatakan lahan hibah seluas 30 hektare di kawasan tersebut sudah selesai proses serah terimanya kepada negara dan siap dikelola untuk pembangunan hunian yang ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Maruarar menyampaikan hal tersebut di Batang, Jawa Tengah, pada Jumat, 31 Juli 2026. Setelah proses hibah selesai, lahan tersebut akan dimanfaatkan oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara bersama badan usaha milik negara untuk membangun rumah susun subsidi secara bertahap. Total hunian yang diproyeksikan dari kawasan tersebut mencapai sekitar 141.000 unit.
Proyek ini merupakan bagian dari Program 3 Juta Rumah yang menjadi salah satu agenda pemerintah untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan terjangkau. Dengan lahan yang telah berstatus siap untuk pembangunan, pemerintah berharap proyek tersebut dapat bergerak lebih cepat dan tidak berhenti pada tahap perencanaan.
Rencana pembangunan di Meikarta sebelumnya juga sudah mendapat dukungan dari berbagai pihak. Pemerintah menyebut proyek tersebut sebagai salah satu bentuk kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan lembaga pembiayaan. Groundbreaking pembangunan rusun subsidi di kawasan tersebut telah dilakukan pada 8 Maret 2026 di atas lahan sekitar 30 hektare yang dinyatakan telah berstatus clean and clear. Dari tiga lokasi yang disiapkan, total kapasitas yang direncanakan mencapai sekitar 141.000 hunian. 0
Jumlah 141.000 unit membuat proyek ini menjadi salah satu rencana pembangunan hunian vertikal bersubsidi dalam skala sangat besar. Pemerintah sebelumnya menyatakan pembangunan tersebut diarahkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat berpenghasilan rendah, sekaligus memanfaatkan kawasan yang sebelumnya sudah dikenal sebagai bagian dari proyek Meikarta.
Pemerintah juga telah menyiapkan skema pembiayaan agar pembangunan tidak hanya menghasilkan gedung, tetapi benar-benar dapat diakses oleh masyarakat yang menjadi sasaran program. Salah satu perkembangan sebelumnya adalah rencana penggunaan skema kredit pemilikan rumah inden untuk sebagian rusun subsidi tersebut. Menteri PKP menyebut pembangunan akan dilakukan secara bertahap, dengan target penyediaan 141.000 unit di kawasan Meikarta. 1
Dengan selesainya proses hibah lahan, perhatian berikutnya akan bergeser pada kecepatan pembangunan, mekanisme pembiayaan, harga hunian, serta kapan masyarakat mulai dapat melakukan akad dan menempati unit yang disediakan. Pemerintah sebelumnya menargetkan akad rusun subsidi Meikarta dapat dimulai pada akhir 2026, sementara keseluruhan proyek ditargetkan rampung secara bertahap hingga 2028. 2
Bagi masyarakat berpenghasilan rendah, proyek ini menjadi menarik untuk diperhatikan karena skalanya sangat besar. Namun, keberhasilan program nantinya tidak hanya ditentukan oleh jumlah unit yang dibangun, melainkan juga oleh kepastian pembiayaan, harga yang benar-benar terjangkau, kualitas bangunan, fasilitas pendukung, dan kemampuan penerima manfaat untuk tinggal serta memiliki hunian tersebut secara berkelanjutan.Lihat Selengkapnya
Meikarta Disiapkan Jadi Kawasan 141 Ribu Rusun Subsidi Untuk MBR
Dipublikasikan: 1 jam lalu
·
127
·
3 mnt baca
Meikarta Disiapkan Jadi Kawasan 141 Ribu Rusun Subsidi Untuk MBR (Gambar: Negeri Konoha)
Jumat, 31 Juli 2026, pemerintah kembali memperbarui rencana pembangunan rumah susun subsidi di kawas... Lihat Selengkapnya