Zelavin
19 jam
Laporkan konten ini jika melanggar ketentuan, mengandung materi sensitif, atau hak cipta.

Pesan Tengah Malam

Pesan Tengah Malam video oleh Zelavin
00:09
Jam menunjukkan pukul 00 .47 ketika Rani terbangun. Suaminya, Ardi, masih belum pulang. Awalnya Rani mengira Ardi lembur seperti biasanya. Tapi malam itu ada sesuatu yang berbeda. Ponsel Ardi yang tertinggal di meja tiba-tiba bergetar. Satu pesan masuk. “Aku sudah menunggumu di tempat biasa. Jangan sampai istrimu tahu.” Rani terdiam. Tangannya gemetar saat membaca pesan itu lagi. Selama lima tahun menikah, Rani selalu percaya kepada Ardi. Bahkan ketika teman-temannya mengatakan bahwa Ardi akhir-akhir ini sering pulang larut malam, Rani selalu membelanya. Namun malam itu, untuk pertama kalinya, rasa percaya tersebut mulai runtuh. Pukul 02.15, Ardi akhirnya pulang. “Kamu belum tidur?” tanyanya. Rani hanya menatapnya. “Dari mana?” “Dari kantor.” Rani tersenyum tipis. “Benarkah?” Ardi terdiam. Rani kemudian meletakkan ponselnya di atas meja. “Kalau memang dari kantor... kenapa ada seseorang yang menunggumu?” Wajah Ardi langsung berubah. Beberapa detik berlalu tanpa suara. Kemudian Ardi berkata pelan, “Rani... aku bisa jelaskan.” Rani berdiri dan mengambil tasnya. “Aku cuma ingin satu hal. Jangan bohong lagi.” Saat Rani hendak pergi, Ardi akhirnya mengatakan sesuatu yang membuatnya berhenti. “Orang yang mengirim pesan itu... bukan selingkuhanku.” Rani menoleh. “Lalu siapa?” Ardi menarik napas panjang. “Adikmu.” Rani membeku. Dan malam itu, sebuah rahasia keluarga yang selama bertahun-tahun disembunyikan akhirnya mulai terbongkar.
Advertisement Advertisement
Menu Post
Laporkan Konten
Bagikan Posting Ini
Ikuti Pengguna

Blokir Pengguna

Hapus Postingan

Apakah Anda yakin ingin menghapus postingan ini? Tindakan ini tidak dapat dibatalkan.

0 Komentar
.