Laporkan konten ini jika melanggar ketentuan, mengandung materi sensitif, atau hak cipta.
*pelangi Tanpa Wajah*
Hanya semburat angin yang menunggu musim,
setia menanti di sudut hening.
ketika gerimis mencoba membuka dawai,
kabut hitam pun tersibak.
di sela-sela jendela warna ia mengintip,
kapan waktu itu tiba?
menarik selayang warna dari bingkai langit,
bersorak tanpa suara,
menggenggam tanpa lengan,
tersenyum tanpa wajah,
namun guratnya bahagia.
menggelangi waktu yang tak seberapa,
berderap tanpa langkah,
namun pijaknya abadi.
di bilik paling sunyi sanubari,
kenangannya abadi.
pelangi tak pernah berpolah tingkah,
akan tetapi peringainya mengguratkan banyak inspirasi,
bagi hati yang merindukan ketenangan.