Kang Minn
10 jam
Laporkan konten ini jika melanggar ketentuan, mengandung materi sensitif, atau hak cipta.

PART 1: Aroma Masa Lalu

PART 1: Aroma Masa Lalu gambar oleh Kang Minn
​Gerimis sore itu membuat jalanan Jakarta yang macet terasa makin menyesakkan bagi Indra (42 tahun). Sebagai manajer keuangan di sebuah perusahaan retail, kepalanya seperti mau pecah memikirkan target akhir tahun, belum lagi cicilan rumah dan biaya sekolah anak pertamanya yang mau masuk SMA. Di usia kepala empat, hidupnya terasa seperti komidi putar yang terus berputar tanpa henti—monoton dan melelahkan. ​"Dulu, bukan hidup seperti ini yang kuinginkan," gumamnya sembari menatap setir mobil. Dulu, ia adalah anak band kampus yang idealis, penuh mimpi, sebelum realitas kedewasaan memaksanya menyimpan gitar di gudang. ​Saat mencari jalan tikus untuk menghindari macet total, matanya menangkap sebuah plang kayu tua yang baru pertama kali ia lihat di sebuah gang sempit: KEDAI KOPI NOSTALGIA. ​Gaya bangunannya mirip warung kopi tahun 2000-an awal, lengkap dengan cahaya lampu kuning yang hangat. Didorong rasa penasaran, Indra memarkirkan kendaraannya dan melangkah masuk. Gemerincing bel pintu menyambutnya, diiringi sayup-sayup lagu dari band Sheila on 7 yang diputar dari pemutar kaset tua di pojok ruangan. Bau kopi tubruk dan aroma buku tua langsung menyerbunya. ​"Selamat datang," sapa sebuah suara lembut. ​Di balik meja kasir, seorang wanita berhijab cokelat dengan outer rajut sedang merapikan cangkir. Indra tertegun. Parasnya, sorot matanya yang teduh... ia seperti mengenali wajah itu. ​"Sekar?" tanya Indra ragu. ​Wanita itu menatap Indra, matanya membelalak kecil sebelum sebuah senyum terbit di wajahnya yang mulai menunjukkan garis-garis halus namun tetap tampak manis. "Indra? Ya ampun... ini kamu, Ndra?!" ​Sekar (41 tahun), adalah sahabat masa kuliah Indra yang hilang kontak hampir dua puluh tahun lalu semenjak mereka lulus dan tenggelam dalam kesibukan masing-masing. Di kedai kecil ini, waktu seolah berhenti berputar.
Advertisement Advertisement
Menu Post
Laporkan Konten
Bagikan Posting Ini
Ikuti Pengguna

Blokir Pengguna

Hapus Postingan

Apakah Anda yakin ingin menghapus postingan ini? Tindakan ini tidak dapat dibatalkan.

0 Komentar
.