Laporkan konten ini jika melanggar ketentuan, mengandung materi sensitif, atau hak cipta.
Mendengar Ucapan Aven, Elio Langsung Tersenyum Senang.
“Terima kasih karena Kak Aven mau menerimaku di sini. Aku sudah menganggap Kak Aven seperti kakakku sendiri. Apa Kak Aven keberatan jika aku menganggap Kak Aven sebagai kakakku sendiri?” tanya Elio dengan sedikit ragu. “Pufft, kenapa aku harus keberatan jika kau menganggapku seperti kakakmu sendiri, hm? Aku sama sekali tidak keberatan. Justru, ada satu hal yang perlu kau ketahui. Sebenarnya, aku juga sudah menganggapmu seperti adik kandungku sendiri. Jadi, jika kau membutuhkan sesuatu, jangan sungkan untuk mengatakannya kepadaku. Apa kau mengerti, Elio?” jawab Aven sambil tersenyum lembut. Mendengar ucapan Aven, Elio merasa sangat bahagia. Tanpa berpikir panjang, ia langsung menghampiri Aven dan memeluknya erat.