Fahmi Ilman
9 hari
Laporkan konten ini jika melanggar ketentuan, mengandung materi sensitif, atau hak cipta.

KISAH UTSMAN BIN AFFAN MEMBELI SUMUR YAHUDI, SEDEKAH YANG MENGALIR SAMPAI KIAMAT

KISAH UTSMAN BIN AFFAN MEMBELI SUMUR YAHUDI, SEDEKAH YANG MENGALIR SAMPAI KIAMAT gambar oleh Fahmi Ilman
DI Madinah, ada 1 sumur yang airnya paling segar dan tidak pernah kering, namanya Sumur Raumah. Tapi sumur itu milik seorang Yahudi yang pelit. Dia jual air dengan harga sangat mahal. Kaum muslimin yang miskin banyak yang tidak mampu beli, harus antre jauh ke tempat lain. Melihat penderitaan itu, Rasulullah SAW bersabda: "Wahai sahabatku, siapa saja yang membeli Sumur Raumah dan menjadikannya untuk kaum muslimin, maka Allah akan memberinya surga." (HR. Bukhari) Mendengar janji surga langsung dari Rasulullah, para sahabat yang kaya saling berlomba. Tapi yang paling cepat bergerak adalah Utsman bin Affan RA, sahabat yang paling pemalu, paling kaya, dan paling dermawan. Utsman datang kepada si Yahudi. "Wahai tuan, juallah sumurmu kepadaku." Yahudi itu menolak, karena sumur itu adalah sumber uangnya. Utsman tidak menyerah. "Kalau begitu, juallah setengahnya saja kepadaku." Yahudi itu berpikir, kalau setengah masih bisa dapat uang. Akhirnya setuju. Utsman membeli setengah sumur dengan harga 12.000 dirham — harga yang sangat mahal saat itu, setara ratusan juta sekarang. Mereka sepakat giliran: satu hari milik Utsman, satu hari milik Yahudi. Keesokan harinya, hari giliran Utsman, Utsman mengumumkan: "Wahai penduduk Madinah! Ambillah air sebanyak yang kalian butuhkan hari ini, GRATIS untuk hari ini dan untuk besok! Ambil untuk 2 hari!" Maka seluruh penduduk Madinah mengambil air sebanyak-banyaknya di hari milik Utsman, sehingga di hari giliran Yahudi, tidak ada satu pun yang datang membeli air kepadanya. Yahudi itu merugi besar. Akhirnya ia datang sendiri kepada Utsman: "Juallah sisa setengah sumurku yang satunya lagi." Utsman pun membeli sisa setengahnya dengan 8.000 dirham. Total 20.000 dirham. Kemudian Utsman mewakafkan sumur itu untuk seluruh kaum muslimin, gratis selamanya
Advertisement Advertisement
Menu Post
Laporkan Konten
Bagikan Posting Ini
Ikuti Pengguna

Blokir Pengguna

Hapus Postingan

Apakah Anda yakin ingin menghapus postingan ini? Tindakan ini tidak dapat dibatalkan.

2 Komentar