Feby
43 menit
Laporkan konten ini jika melanggar ketentuan, mengandung materi sensitif, atau hak cipta.

Judul: Jangan Ikuti Jalur Alternatif Maps Ini Pukul 02.00 Dini Hari (Part 2)

Judul: Jangan Ikuti Jalur Alternatif Maps Ini Pukul 02.00 Dini Hari (Part 2) gambar oleh Feby
Judul: Jangan Ikuti Jalur Alternatif Maps Ini Pukul 02.00 Dini Hari (Part 2) ​Darah Aris mendadak dingin. Napasnya tercekat di tenggorokan. Dengan tangan gemetar, ia melirik sekilas ke arah kaca spion tengah mobilnya. ​Di kursi belakang... duduk seorang wanita berambut panjang acak-acakan menutupi wajahnya, mengenakan kain kafan yang sudah menguning dan bernoda tanah. Bau busuk mayat langsung menyeruak memenuhi seluruh kabin mobil dalam sekejap. ​Wanita itu perlahan mengangkat kepalanya, memperlihatkan wajah yang sudah hancur sebelah dengan mata melotot tajam, lalu menyeringai lebar tepat di belakang telinga Aris. ​"Terima kasih sudah mengantar... Pintunya jangan dikunci, agar yang lain bisa ikut naik," bisik suara serak itu di dekat lehernya. ​Panas dingin menyerang tubuh Aris. Tanpa pikir panjang, ia menginjak pedal gas dalam-dalam hingga mobilnya meluncur kencang menembus kerumunan warga desa gaib di luar yang mulai berteriak histeris dan mengejar mobilnya. ​Aris terus memacu mobilnya membabi buta menembus kegelapan malam, hingga akhirnya ia menabrak pembatas jalan dan... semuanya gelap. ​Ia terbangun saat matahari sudah terik. Ia mendapati dirinya tertidur di dalam mobil yang terparkir di pinggir jalan raya utama dekat rumahnya. Tidak ada goresan di mobilnya, tidak ada tanda-tanda perkebunan tua. ​Tapi saat ia menyalakan ponselnya untuk mematikan aplikasi navigasi, riwayat perjalanan terakhir di layarnya menunjukkan titik tujuan: "Kuburan Lama Desa Kematian". ​Dan di jok belakang mobilnya, tergeletak sehelai kain kafan tua yang basah oleh tanah makam. ​(Selesai) #Horor #zoyalink #cerita horor #misteri
Advertisement Advertisement
Menu Post
Laporkan Konten
Bagikan Posting Ini
Ikuti Pengguna

Blokir Pengguna

Hapus Postingan

Apakah Anda yakin ingin menghapus postingan ini? Tindakan ini tidak dapat dibatalkan.

1 Komentar