Laporkan konten ini jika melanggar ketentuan, mengandung materi sensitif, atau hak cipta.
Jangan Pernah Berfikir Bahwa Ldr Itu Ngk Akan Berhasil,
Untuk kita yang sedang LDR, LDR itu memang tidak mudah. Rindu itu berat. Tidur sendiri itu tidak enak. Harus melakukan semuanya sendiri itu melelahkan. Kadang kita bertanya, "sampai kapan seperti ini terus?" Tapi sayang, dengarkan ini baik-baik: LDR itu bukan hukuman. LDR itu adalah ujian untuk membuktikan seberapa kuat cinta kita. Kalau cinta yang dekat saja bisa hancur, apalagi yang jauh. Tapi kalau cinta yang jauh saja bisa bertahan, apalagi nanti kalau sudah dekat setiap hari. Jarak itu sebenarnya tidak memisahkan kita. Jarak itu hanya mengajarkan kita cara mencintai dengan cara yang lebih dewasa. Saat jauh, kita belajar tentang *kepercayaan*. Kita tidak bisa mengawasi pasangan 24 jam. Jadi kita hanya bisa percaya. Dan kepercayaan itulah pondasi rumah tangga yang paling mahal. Saat jauh, kita belajar tentang *komunikasi*. Kita jadi tahu, ternyata kabar "sudah makan?" yang sederhana itu sangat berarti. Ternyata suara di telepon beberapa menit itu bisa menyembuhkan rindu seharian. Saat jauh, kita belajar tentang *kesetiaan*. Setia bukan hanya saat dilihat. Setia yang sebenarnya adalah saat tidak ada yang melihat, tapi hati tetap memilih satu orang yang sama. Untuk istri yang sedang LDR, tetap kuat ya. Jangan dengarkan omongan orang yang bilang "suami jauh pasti begitu". Doakan suamimu di setiap sujudmu. Doa istri yang jauh itu sangat mustajab. Sebut namanya dalam doamu, maka Allah yang akan menjaganya untukmu. Untuk suami yang sedang LDR, jaga dirimu baik-baik di sana. Ingat, ada seorang perempuan yang menjaga kehormatanmu di sini dengan penuh kesabaran menunggu kepulanganmu. LDR itu memang berat, tapi ingat tujuannya. Kita LDR bukan untuk berpisah, tapi untuk bisa berkumpul lagi dengan keadaan yang lebih baik. Semua lelah ini akan terbayar nanti saat kita bisa tinggal serumah lagi, makan bersama lagi, tertawa bersama lagi tanpa harus lewat layar HP. Jadi sabar ya. Peluk rindunya kuat-kuat. Simpan ceritanya, nanti kalau sudah ketemu kita ceritakan semuanya. Jarak hanya memisahkan raga, tapi tidak pernah bisa memisahkan doa dan hati kita. Kita pasti bisa lewati ini bersama. Karena kita LDR karena keadaan, bukan karena tidak cinta lagi. Semangat pejuang LDR, sebentar lagi kita akan serumah lagi. --- Mau saya bikinkan versi yang sin