Laporkan konten ini jika melanggar ketentuan, mengandung materi sensitif, atau hak cipta.
Jagat Media Sosial Baru-baru Ini Dihebohkan Oleh Aksi Protes Dari Sejumlah
Aktivis Dan Influencer Hindu Di India—salah Satunya Ridhima Sharma—yang Menuduh Raksasa Teknologi Apple Memiliki Bias Agama Atau "anti-Hindu" Melalui Asisten Suara Digitalnya, Siri. Dalam video viral yang beredar, mereka memprotes bahwa fitur Siri pada iPhone secara aktif merespons kalimat salam Islami "Assalamualaikum" dengan jawaban "Wa Alaikum Assalam". Namun, ketika pengguna mengucapkan salam atau slogan keagamaan Hindu tradisional seperti "Jai Shri Ram", "Ram Ram", atau "Radhe Radhe", Siri cenderung tetap diam, memberikan respons generik, atau tidak merespons sama sekali.
Perbedaan respons dari kecerdasan buatan (AI) ini memicu perdebatan daring yang luas. Meskipun beberapa kelompok menuntut tindakan keras terhadap Apple, para pakar teknologi dan dokumentasi resmi menjelaskan bahwa perbedaan tersebut murni karena masalah pemrograman linguistik, bukan diskriminasi agama:
"Assalamualaikum" secara universal diakui di seluruh dunia sebagai kata sapaan formal (greetings), sehingga pengembang teknologi seperti Apple menyuntikkan data respons langsung ke dalam sistem navigasi bahasanya.
Sedangkan frasa seperti "Jai Shri Ram" atau "Jai Shri Mahakal" secara teknis lebih dikategorikan sebagai slogan atau kidung pujian keagamaan keagamaan daripada sapaan sehari-hari standar.
Netizen menguji bahwa jika Siri disapa dengan salam Hindu standar yang umum seperti "Namaste", asisten virtual tersebut akan mendeteksi frasa dengan baik dan membalasnya dengan sapaan yang sama.
Hingga saat ini, pihak Apple belum mengeluarkan pernyataan resmi khusus mengenai kontroversi ini. Namun, kasus ini menjadi contoh nyata bagaimana keterbatasan pemahaman bahasa lokal pada teknologi AI global dapat dengan mudah disalahartikan di tengah sensitivitas budaya dan sosial.
#fyp #viral #iphone #informasi #inspirasi