Laporkan konten ini jika melanggar ketentuan, mengandung materi sensitif, atau hak cipta.
Di_Atjeh_nih_Cuy !!!
Curahan hati viral dari seorang guru berprestasi tingkat dua di Aceh Timur yang menceritakan pengalaman pahitnya mendapati kepala sekolah baru.
Ibu guru telah mengabdi dan merawat sekolah selama 23 tahun, bahkan sukses membawa pulang Piala Penghargaan Mandala dua kali berturut-turut.
Hanya dalam waktu 8 bulan di bawah kepemimpinan pimpinan sekolah yang baru, kerja keras puluhan tahun tersebut dianggap rusak (termasuk penebangan pohon peneduh di sekolah).
Kepala sekolah menggunakan wewenang tanpa koordinasi dengan para guru untuk menebang pohon yang menjadi ikon & kebanggaan sekolah tersebut.
Ibu guru uru menangis karena dih1n4 secara lisan di depan murid-muridnya (dikatakan 1di0t, tidak punya tata krama, dan tidak berkompetensi) hanya karena mengajukan sebuah ide, serta terus-menerus diancam oleh pimpinan yang mengklaim memiliki "bekingan" kuat.
Source: kabaracehtimur