Laporkan konten ini jika melanggar ketentuan, mengandung materi sensitif, atau hak cipta.

DAPET KIRIMAN BUNGA DARI PACAR, BESOKNYA BUNGANYA LAYU TAPI KELUAR DARAH*

Aku anak kos di Siwalankerto, pacarku di luar kota. Hari anniversary dia kirim buket bunga mawar merah gede banget via kurir. Seneng dong. Aku taruh di meja belajar, di vas. Malamnya, aku mimpi. Mimpi ada cewek nangis di pojokan kamar ku, rambutnya nutupin muka, dasternya merah sama kayak warna mawar ku. Dia bilang, "Balikin... itu punya ku..." Kebangun jam 2 pagi. Kamar wangi mawar nyengat banget, sampe enek. Aku liat buket bunganya. Aneh. Bunganya layu semua dalam semalam, padahal baru dateng. Daunnya hitam, bunganya nunduk. Dan dari batangnya... netes darah. Tetes... tetes... merah kental netes ke meja. "Tok tok tok" netesnya. Aku deketin, pegang satu mawar. Pas aku pegang, mawar itu... anget. Kayak megang kulit orang. Tiba-tiba kelopaknya mekar paksa, "krek", di dalamnya bukan putik, tapi ada... mata. Mata manusia kecil ngelirik ke aku. Semua mawar di buket itu mekar bareng, "krek krek krek", semua ada matanya. Semua ngeliatin aku. Aku lempar vasnya ke lantai. Pecah. Air vasnya bukan air, tapi darah amis. Dan di tengah darah itu, ada cincin. Cincin cewek, ada ukiran nama: R&A. R&A... Rina & Ardi. Ardi nama pacar ku. Aku langsung telpon pacar ku, nangis. "Mas ini bunga dari mana?" Pacar ku diem lama. Terus bilang, "Dik... itu... bunga bekas makam mantan ku. Dia meninggal tahun lalu. Aku disuruh ibunya balikin barang-barangnya, termasuk bunga dari makamnya. Aku buang sayang, jadi aku kasih kamu aja..." HP ku jatuh. Dari belakang, di cermin kos ku, ada cewek berdiri, pake daster merah, mukanya hancur ketutup bunga mawar yang tumbuh dari matanya. Dia bisik: "Enak ya pacaran sama pacar ku..."
Menu Post
Laporkan Konten
Bagikan Posting Ini
Ikuti Pengguna

Blokir Pengguna

Hapus Postingan

Apakah Anda yakin ingin menghapus postingan ini? Tindakan ini tidak dapat dibatalkan.

4 Komentar