Laporkan konten ini jika melanggar ketentuan, mengandung materi sensitif, atau hak cipta.

Bab 1 โ€” Mengapa Aku Dilarang? Part1

Bab 1 โ€” Mengapa Aku Dilarang? Part1 gambar oleh Ridho Katanya
๐Ÿ˜Špesan moral Islami tentang orang tua yang melarang anaknya mengaji, dengan pesan dari hadis-hadis Nabi Muhammad ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…. Di Balik Larangan Mengaji Novel mini Islami โ€ข Tentang keluarga, ilmu, dan hidayah CERPEN: Kisah Seratus Ribu Senja mulai turun. Suara azan terdengar dari masjid kecil di ujung kampung. Anak-anak bergegas membawa Al-Qur'an, berjalan bersama menuju tempat mereka belajar mengaji. Di antara mereka ada seorang anak bernama Fajar. Setiap sore, Fajar selalu bersemangat pergi mengaji. Baginya, belajar membaca Al-Qur'an bukan sekadar kegiatan, melainkan cara untuk mengenal Tuhannya. Namun, sore itu ibunya berkata, โ€œFajar, mulai besok kamu tidak usah pergi mengaji lagi.โ€ Fajar terdiam. โ€œKenapa, Bu? Apa aku melakukan kesalahan?โ€ Ibunya tidak langsung menjawab. Ia hanya berkata, โ€œIbu punya alasan sendiri.โ€ Fajar menunduk. Ia tidak ingin membantah ibunya, tetapi hatinya dipenuhi pertanyaan. Bukankah mengaji itu baik? Bukankah belajar agama adalah sesuatu yang mulia? Mengapa aku justru dilarang? Malam itu, Fajar duduk di dekat jendela. Ia mendengar suara anak-anak masih mengulang bacaan Al-Qur'an dari kejauhan. Ia tidak membenci ibunya. Ia hanya ingin mengerti. Dalam hati, Fajar berdoa, โ€œYa Allah, jika aku belum memahami sesuatu, berikanlah aku kesabaran. Jika ada yang salah, tunjukkanlah jalan yang benar kepada kami.โ€ Fajar belum mengetahui alasan ibunya. Ia juga belum memahami apa yang sebenarnya sedang terjadi di dalam hati orang tuanya. Tetapi malam itu, ia belajar satu hal: terkadang, untuk menghadapi sesuatu yang tidak kita mengerti, kita perlu bersabar, mencari kebenaran, dan tetap menjaga akhlak. #novel#ceritanyata#motovasi#ambilibrahnya#seluruhdunia
Advertisement Advertisement
Menu Post
Laporkan Konten
Bagikan Posting Ini
Ikuti Pengguna

Blokir Pengguna

Hapus Postingan

Apakah Anda yakin ingin menghapus postingan ini? Tindakan ini tidak dapat dibatalkan.

1 Komentar