Sukma Ayu
3 jam
Laporkan konten ini jika melanggar ketentuan, mengandung materi sensitif, atau hak cipta.

Aku Terluka, Wahai Baginda... Namun Luka Ini Bukan Tanpa Sebab, Ini Buah Dari

Hati Yang Terlalu Lama Berpaling. Aku Sibuk Mengejar Dunia Seolah Hidup Ini Tak Akan Berakhir, Aku Tertawa Dalam Kelalaian Tanpa Sadar Kubur Sedang Menunggu Dengan Sunyi. Aku Mengaku Umatmu, Tapi Jejak Langkahku Jauh Dari Ajaranmu, Aku Berharap Bertemu Denganmu Namun Amal Tak Pernah Benar-benar Kuperjuangkan. Betapa Sering Aku Menunda Taubat Seakan Waktu Selalu Berpihak, Padahal Kematian Bisa Datang Kapan Saja Tanpa Izin, Tanpa Aba-aba. Wahai Baginda... Pantaskah Aku Merindukanmu Jika Shalawat Pun Jarang Kuucap, Pantaskah Aku Berharap Syafaatmu Jika Larangan Masih Sering Kulanggar. Aku Menangis Bukan Karena Kuatnya Iman, Tapi Karena Takut Takut Semua Ini Hanya Penyesalan Yang Terlambat. Jika Hari Ini Masih Diberi Napas, Mungkin Ini Bukan Karena Aku Pantas, Tapi Karena Allah Masih Memberi Kesempatan Untuk Aku Kembali Sebelum Benar Benar Terlambat. Wahai Baginda... Jangan Biarkan Aku Mati Dalam Lalai, Sementara Lisanku Fasih Berkata Cinta Tapi Hati Kosong Tanpa Bukti Nyata.
Advertisement Advertisement
Menu Post
Laporkan Konten
Bagikan Posting Ini
Ikuti Pengguna

Blokir Pengguna

Hapus Postingan

Apakah Anda yakin ingin menghapus postingan ini? Tindakan ini tidak dapat dibatalkan.

2 Komentar