Laporkan konten ini jika melanggar ketentuan, mengandung materi sensitif, atau hak cipta.
4. Praktik Pertama: Tumis Kangkung Yang Harum Dan Tetap Hijau
⭐Waktu
10–15 menit
⭐Kesulitan
Mudah
⭐Minyak
2 sdt
🥙 Bahan untuk 2 porsi
⭐1 ikat kangkung, petik dan cuci
⭐3 siung bawang merah, iris
⭐2 siung bawang putih, iris
⭐1 cabai merah, iris (opsional)
⭐2 sendok teh minyak
⭐2–3 sendok makan air
⭐Garam secukupnya
⭐Penyedap (opsional)
⭐Sedikit gula jika suka
🥙Langkah praktik
1. Siapkan kangkung. Cuci bersih lalu tiriskan sampai tidak terlalu basah.
Pisahkan batang yang tebal dari daun jika ukurannya berbeda jauh.
2. Panaskan wajan. Gunakan api sedang hingga sedang-besar sesuai kemampuan kompor. Masukkan minyak.
3. Tumis bawang merah. Aduk sampai layu dan harum, lalu masukkan bawang putih dan cabai.
4. Masukkan batang kangkung terlebih dahulu. Aduk selama sekitar 30–60 detik jika batangnya tebal.
5. Tambahkan daun. Masukkan sedikit air dan bumbu secukupnya. Aduk cepat sampai daun mulai layu.
6. Cicipi dan segera matikan api. Kangkung sebaiknya tetap hijau dan tidak terlalu lembek. Pastikan matang sesuai kebutuhan dan sajikan segera.
🥙 Bagaimana mengetahui hasilnya sudah bagus?
• Aromanya harum, bukan bau bawang gosong.
• Daunnya hijau dan tidak hancur.
• Batangnya empuk tetapi masih memiliki sedikit kerenyahan.
• Tidak ada genangan air berlebihan di piring.
• Rasanya gurih dan seimbang.
Kangkung mengandung air cukup banyak. Karena itu, waktu memasak singkat dan wajan yang tidak terlalu penuh sangat membantu menjaga teksturnya.