Pernah terpikir bagaimana jadinya kalau sebagian besar pemasukan sebuah bisnis hanya berasal dari sa... Lihat Selengkapnya
Pernah terpikir bagaimana jadinya kalau sebagian besar pemasukan sebuah bisnis hanya berasal dari satu produk? Selama produk itu laris, semuanya memang terlihat aman. Masalahnya muncul ketika kondisi berubah.
Misalnya, produk yang selama ini menjadi sumber pemasukan utama tiba-tiba tidak lagi diminati. Bisa karena tren berubah, muncul pesaing baru, harga bahan baku naik, atau konsumen menemukan pilihan lain. Ketika hampir seluruh pendapatan bergantung pada produk tersebut, dampaknya bisa langsung terasa ke seluruh bisnis.
Di sinilah pentingnya memiliki sumber pendapatan lain. Bukan berarti sebuah bisnis harus menjual banyak hal sekaligus. Justru terlalu banyak produk tanpa perhitungan bisa membuat biaya operasional semakin besar dan bisnis kehilangan fokus.
Sumber pendapatan tambahan bisa datang dari produk pelengkap, layanan tambahan, sistem berlangganan, kerja sama, lisensi, atau bahkan kanal penjualan yang berbeda. Yang penting, sumber tersebut masih masuk akal dengan kemampuan dan pasar yang sudah dimiliki.
Contohnya sederhana. Sebuah bisnis makanan tidak hanya mengandalkan penjualan makanan utama. Mereka bisa memiliki minuman, makanan pendamping, layanan katering, atau produk kemasan. Ketika salah satu penjualan turun, masih ada sumber pemasukan lain yang membantu menjaga bisnis tetap berjalan.
Tetapi ada satu hal yang jangan sampai dilupakan. Pendapatan besar belum tentu berarti keuntungan besar. Produk tambahan tetap harus dihitung biaya produksinya, biaya pemasaran, distribusi, tenaga kerja, dan biaya lain yang muncul di belakangnya.
Jadi, yang perlu diperhatikan bukan sekadar berapa banyak sumber pendapatan yang dimiliki, melainkan seberapa sehat masing-masing sumber tersebut. Jangan sampai ingin mengurangi risiko justru membuat bisnis memiliki terlalu banyak biaya baru.
Bisnis yang memiliki beberapa sumber pemasukan memang tidak otomatis aman. Namun, ketika salah satu sumber pendapatan mengalami masalah, bisnis masih mempunyai penopang lain untuk bertahan.
Karena itu, membangun sumber pendapatan kedua atau ketiga bisa menjadi langkah penting ketika bisnis utama sudah cukup kuat. Bukan untuk mengejar sebanyak mungkin pemasukan, tetapi supaya bisnis tidak berdiri hanya di atas satu kaki.