Kalau mengikuti perkembangan otomotif beberapa tahun terakhir, ada satu teknologi yang semakin serin... Lihat Selengkapnya
Kalau mengikuti perkembangan otomotif beberapa tahun terakhir, ada satu teknologi yang semakin sering muncul pada mobil baru, yaitu ADAS (Advanced Driver Assistance System). Dulu fitur ini hanya tersedia di mobil premium, tetapi sekarang mulai hadir di berbagai model dengan harga yang lebih terjangkau di Indonesia.
ADAS bukanlah teknologi yang membuat mobil bisa mengemudi sendiri. Sistem ini dirancang sebagai asisten pengemudi untuk membantu mengurangi risiko kecelakaan. Pengemudi tetap memegang kendali penuh, sementara berbagai sensor, kamera, dan radar bekerja memantau kondisi di sekitar kendaraan.
Beberapa fitur ADAS yang kini mulai umum ditemui antara lain Forward Collision Warning yang memberikan peringatan ketika ada potensi tabrakan di depan, Automatic Emergency Braking yang dapat membantu melakukan pengereman darurat dalam kondisi tertentu, Lane Keeping Assist untuk membantu menjaga kendaraan tetap berada di jalurnya, serta Adaptive Cruise Control yang mampu menyesuaikan kecepatan mengikuti kendaraan di depan.
Menurut saya, yang paling penting dipahami adalah bahwa ADAS bukan pengganti konsentrasi saat berkendara. Teknologi ini hanya membantu mengurangi risiko akibat kesalahan manusia, bukan menghilangkan risiko sepenuhnya. Pengemudi tetap harus memperhatikan kondisi jalan, memegang kemudi, dan siap mengambil alih kapan pun diperlukan.
Perkembangan ini menunjukkan arah industri otomotif yang semakin mengutamakan keselamatan aktif. Tema GIIAS 2026 bahkan mengangkat konsep kendaraan pintar yang mampu melihat, memahami, dan merespons lingkungan di sekitarnya melalui berbagai teknologi bantuan pengemudi.
Saat memilih mobil, saya justru mulai melihat fitur keselamatan sebagai salah satu pertimbangan utama, bukan hanya desain, tenaga mesin, atau ukuran layar infotainment. Kendaraan yang mampu membantu mengurangi potensi kecelakaan bisa memberikan manfaat yang jauh lebih besar dalam penggunaan sehari-hari.
Seiring harga teknologi yang semakin terjangkau, kemungkinan besar ADAS akan menjadi perlengkapan standar pada semakin banyak mobil dalam beberapa tahun ke depan. Artinya, memahami cara kerja fitur-fitur tersebut akan sama pentingnya dengan memahami fungsi rem ABS atau airbag.
Kalau kamu suka membahas otomotif, teknologi kendaraan, atau tips berkendara yang aman, bagikan artikel, cerita, foto, atau videomu di ZOYALINK. Informasi yang kamu bagikan bisa membantu pengemudi lain memahami perkembangan teknologi otomotif sekaligus berpeluang mendapatkan reward melalui Program Kreator berdasarkan view valid.