Umum
11 jam yang lalu
Like And Follow Yaw Kalo Postingan Aku Lewat Beranda Kalian, Sedikit Cerita Nih
Aku tahu mungkin setelah baca ini, sebagian orang bakal bilang aku lebay.
Tapi aku benar-benar pengen tahu...
kalau kalian ada di posisi aku, kalian bakal marah atau malah diam?
Jadi ceritanya, aku punya teman yang cukup dekat. Bukan sahabat banget, tapi hampir setiap hari kami ngobrol.
Suatu malam dia cerita kalau dia lagi ada masalah sama pacarnya.
Sebagai teman, aku dengarkan semuanya. Bahkan hampir satu jam aku nemenin dia curhat.
Besoknya?
Dia kembali baik-baik saja sama pacarnya.
Awalnya aku senang.
Sampai beberapa hari kemudian aku tahu ternyata selama dia curhat ke aku...
dia justru menceritakan versi yang berbeda kepada pacarnya.
Dan yang lebih bikin sakit hati, beberapa hal yang aku sampaikan saat mencoba menasihati dia malah dipakai untuk membuatku terlihat seperti orang yang ikut campur hubungan mereka.
Aku benar-benar nggak habis pikir.
Aku yang dengerin dia ketika dia nangis.
Aku yang bilang supaya dia jangan mengambil keputusan saat sedang emosi.
Aku juga yang berkali-kali bilang, “Coba selesaikan baik-baik.”
Tapi akhirnya aku yang dianggap jahat.
Sejak saat itu aku memilih menjauh.
Lucunya, beberapa hari kemudian dia malah bertanya:
“Kamu kenapa sekarang berubah?”
Aku cuma jawab:
“Enggak kenapa-kenapa. Aku cuma belajar kalau nggak semua masalah orang lain harus aku ikut masuk.”
Menurut kalian...
aku terlalu sensitif, atau memang seharusnya dari awal aku nggak ikut campur?
Jujur ya, aku pengen baca pendapat dari sisi cowok dan cewek, bingung banget soalnya.
Tapi aku benar-benar pengen tahu...
kalau kalian ada di posisi aku, kalian bakal marah atau malah diam?
Jadi ceritanya, aku punya teman yang cukup dekat. Bukan sahabat banget, tapi hampir setiap hari kami ngobrol.
Suatu malam dia cerita kalau dia lagi ada masalah sama pacarnya.
Sebagai teman, aku dengarkan semuanya. Bahkan hampir satu jam aku nemenin dia curhat.
Besoknya?
Dia kembali baik-baik saja sama pacarnya.
Awalnya aku senang.
Sampai beberapa hari kemudian aku tahu ternyata selama dia curhat ke aku...
dia justru menceritakan versi yang berbeda kepada pacarnya.
Dan yang lebih bikin sakit hati, beberapa hal yang aku sampaikan saat mencoba menasihati dia malah dipakai untuk membuatku terlihat seperti orang yang ikut campur hubungan mereka.
Aku benar-benar nggak habis pikir.
Aku yang dengerin dia ketika dia nangis.
Aku yang bilang supaya dia jangan mengambil keputusan saat sedang emosi.
Aku juga yang berkali-kali bilang, “Coba selesaikan baik-baik.”
Tapi akhirnya aku yang dianggap jahat.
Sejak saat itu aku memilih menjauh.
Lucunya, beberapa hari kemudian dia malah bertanya:
“Kamu kenapa sekarang berubah?”
Aku cuma jawab:
“Enggak kenapa-kenapa. Aku cuma belajar kalau nggak semua masalah orang lain harus aku ikut masuk.”
Menurut kalian...
aku terlalu sensitif, atau memang seharusnya dari awal aku nggak ikut campur?
Jujur ya, aku pengen baca pendapat dari sisi cowok dan cewek, bingung banget soalnya.